Selasa, 31 Agustus 2010

Pengampunan yang Melimpah

Mazmur 32:1
“Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 3; Matius 3; 1 Raja-Raja 19-20

Suatu hari ada seorang anak laki-laki sensitif di abad ke delapan belas yang bergabung dalam ketentaraan Inggris. Ia terlihat begitu semangat ketika menjalani latihan pertama kali. Setiap instruksi pelatih, ia lakukan dengan penuh semangat. Hingga tibalah waktu latihan dengan menggunakan senjata api.

Ia mulai gelisah begitu melihat satu per satu rekannya mulai menembakkan senjata ke target yang telah ditentukan oleh atasannya. Belum sampai waktunya untuk maju, anak laki-laki ini kabur dari kesatuan tanpa ada pemberitahuan kepada atasannya.

Bertahun-tahun kemudian ia menjadi seorang astronom besar, bahkan menemukan sebuah planet. Tanpa disangka-sangka, Raja George mengirimkan surat undangan datang ke Istana kepada anak laki-laki yang telah bertumbuh menjadi seorang pria gagah ini. Ia pun memenuhi undangan raja dengan perasaan takut mengingat ia pernah kabur dari kemiliteran.

Dalam pikiran pria ini adalah ia akan mendapat hukuman dari raja karena perbuatannya di masa lalu. Namun, perkiraannya salah. Saat Raja George tiba dan bertemu dengannya, ia diperlakukan dengan sangat hangat. Tak ada kesan bahwa raja marah kepadanya. Bahkan, sebelum raja berpisah dengannya, ia diberikan sebuah amplop dimana di dalamnya berisi mengenai pengampunan kerajaan kepadanya dan pengangkatan dirinya sebagai anggota rumah tangga kerajaan.

Inilah yang Allah janjikan juga pada setiap manusia di bumi bahwa Dia memberikan pengampunan kepada kita yang mau mengakui dosa-dosa kita di hadapan-Nya. Dia melakukannya bukan karena perbuatan baik yang kita lakukan, tetapi karena Dia sangatlah mengasihi kita.

Maukah Anda menerima anugerah pengampunan-Nya yang melimpah ini? Anugerah yang tidak akan dapat dinikmati apabila Tuhan Yesus telah datang kembali ke muka bumi. Oleh karenanya, sebelum semua terlambat, ambillah kesempatan ini sekarang juga !

Sebesar apapun dosa yang Anda perbuat, ketika Anda mau mengakuinya dan mau bertobat maka pengampunan Allah tersedia bagi Anda.

Sumber: Hope for Each Day; Billy Graham; Penerbit Metanoia

Senin, 30 Agustus 2010

Keluar Dari Sumur Dengan Kemenangan

Perjalanan hidup Yusuf adalah cermin dari perjalanan hidup kita untuk mencapai akhir yang sukses seperti yang Tuhan inginkan. Perjalanan Yusuf terdiri dari dua jalur: jalur penderitaan dan jalur kelimpahan. Yusuf harus masuk lebih dulu pada jalur penderitaan sebelum ia berada pada jalur kelimpahan.

Penderitaan Yusuf mungkin menggambarkan pengalaman Anda sekarang. Anda mungkin sedang diperlakukan secara tidak adil oleh orang-orang terdekat Anda. Anda disakiti, dibuang, ditolak, masa depan Anda dicuri. Anda mungkin masuk ke dalam sumur tersinggung (pit of offence) atau sumur kegagalan (pit of failure). Di dalam sumur manapun, Anda harus belajar memberikan respon yang tepat untuk bisa mencapai penggenapan janji-janji Tuhan yang luar biasa.

Kita belajar enam hal dari Yusuf yang membuatnya keluar dari sumur dengan kemenangan.

1. Tidak Mentoleransi Kondisi Sumur
Jangan pernah mentoleransi kondisi sumur di mana Anda sedang berada. Kalau kita mentoleransi, artinya kita menerimanya dan memaklumkannya sebagai sesuatu yang wajar. Ketika Anda tidak mentoleransi kondisi Anda di sumur, Anda menciptakan masa depan yang baru.

2. Kenali Serangan Setan Yang Mau Membatalkan Promosi Dari Tuhan
Serangan setan selalu datang pada setiap orang yang akan dipromosi oleh Tuhan. Anda memiliki potensi dan setan mau mematikannya. Tetapi ingat, tidak ada mahkota tanpa salib, tidak ada kemenangan tanpa pertentangan.

3. Fokus Pada Janji Tuhan Dan Bukan Pada Apa Yang Sudah / Sedang Terjadi
Pecundang fokus pada apa yang dia telah / sedang alami tetapi pemenang fokus pada masa depan, pada ke mana dia akan pergi. Jika Anda ingin keluar dari sumur, fokus pada ke mana Tuhan mau Anda berada bukan pada apa yang Anda sedang alami.

4. Tolak Reaksi Kepahitan
Sewaktu Anda berada di lubang sumur, bagaimana reaksi Anda terhadap orang yang melempar Anda ke sumur? Reaksi Anda menentukan bagaimana perlakuan Tuhan terhadap Anda. Lukas 6:31 berkata: "Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka". Akan tiba harinya, Anda akan tuai apa yang Anda tabur. Jika Anda ingin Tuhan menolong Anda pada waktu Anda sedang dalam masalah, Anda lebih baik menolong orang lain yang sedang dalam masalah terlebih dulu.

5. Ketahui Bahwa Orang Yang Menyebabkan Anda Menderita Tidak Mengontrol Masa Depan Anda
Orang yang menyebabkan Anda menderita saat ini, tidak bisa mengontrol kenikmatanmu di masa depan. Yusuf disakiti, dikhianati dan dijual oleh kakak-kakaknya, tapi mereka tidak bisa mengontrol kebahagiaan Yusuf di masa depannya. Yusuf tetap menjadi penguasa di seluruh tanah Mesir.
Yesaya 60:14
Anak-anak orang-orang yang menindas engkau akan datang kepadamu dan tunduk, dan semua orang yang menista engkau akan sujud menyembah telapak kakimu; mereka akan menyebutkan engkau "kota TUHAN", "Sion, milik Yang Mahakudus, Allah Israel."

6. Menangkan Peperangan Dengan Iman Dan Firman
Jika Anda masuk ke sumur, ingat bahwa Anda tidak bisa memenangkan peperangan rohani ini dengan logika. Anda hanya bisa memenangkannya dengan iman dan pengetahuan firman.

Perjalanan hidup Yusuf melalui lubang sumur adalah persiapan pembentukan karakternya untuk sesuatu yang besar yang sedang Tuhan kerjakan. Jika Anda tekun, tabah, setia berjalan dengan Tuhan, dan maju terus selama Anda berada di jalur penderitaan, Anda akan melihat diri Anda masuk di jalur kelimpahan dalam kehidupan Anda.

Minggu, 29 Agustus 2010

God send His Word, and I was healed

Cerita tentang mujizat kesembuhan Tuhan

When I was fighting cancer, I knew how important it was to know the Word and to act on it for health and healing. Had it not been for the Word of God–knowing that God's Word works, that God would never lie and that He keeps His promises–I would not be alive today. God sent His Word, and I was healed.

But when our daughter, Lisa, was born with a condition similar to cerebral palsy and brain damage, my husband and I knew very little about healing. John was the pastor of a traditional church that didn't teach about healing. Lack of knowledge could have destroyed us (See Hosea 4:6), but somehow we knew that God's Word was true.

We started by reading in Matthew, Mark, Luke and John about the miraculous healings Jesus performed. Then we read.....

Baca Kelanjutannya disini
Click this link -> God send His Word, and I was healed

Sabtu, 28 Agustus 2010

Seimbang dalam Kerja, Seimbang Dalam Hidup

Bekerja secara normal dan mempertahankan hidup yang seimbang adalah konsep yang sederhana. Bekerja secara normal dan mempertahankan hidup yang seimbang adalah konsep yang sederhana. Langkah-langkah tersebut mungkin akan sulit dilakukan oleh sebagian orang (Narayana Murthy)

Narayana Murthy, seorang CEO sebuah perusahaan IT dari India berbicara dalam sebuah sesi dengan para karyawan tentang filosofinya tentang kerja. Narayana ini termasuk dalam 50 orang yang berpengaruh dalam dunia bisnis di Asia yang dirilis oleh majalah Asiaweek. Berikut pandangannya yang disampaikan dalam sesi tersebut.

Saya sering menjumpai orang-orang yang bekerja selama 12 jam sehari, 6 hari seminggu, atau lebih. Beberapa diantaranya melakukan hal tersebut karena diburu-buru oleh deadline, memenuhi target yang telah ditetapkan. Bagi mereka, waktu-waktu panjang yang penuh lembur hanyalah bersifat sewaktu-waktu saja. Ada pula yang menjalani jam-jam panjang dalam hari-hari mereka selama bertahun-tahun.

Entah karena orang-orang ini merasa telah mengabdikan diri sepenuhnya kepada pekerjaan, atau bisa juga disebut workaholic. Apapun alasan yang orang buat untuk bekerja lembur, kondisi tersebut berpengaruh tidak baik kepada orang yang menjalani maupun orang-orang sekitarnya.

Berada dalam kantor selama berjam-jam dalam rentang waktu yang lama, bisa menimbulkan potensi yang cukup besar bagi yang menjalaninya untuk membuat kesalahan. Rekan-rekan saya yang saya kenal sering bekerja lembur, sering membuat kesalahan karena faktor kelelahan. Membetulkan kesalahan-kesalahan ini tentu saja membutuhkan waktu dan tenaga tidak saja dari dirinya sendiri, melainkan orang lain yang secara langsung maupun tidak langsung bekerja bersamanya.

Masalah lain adalah orang-orang yang bekerja pada perusahaan yang menetapkan waktu kerja yang ketat seringkali bukanlah orang-orang yang secara pergaulan menyenangkan. Para karyawan dari perusahaan dengan tipe seperti ini sering mengeluh atau komplain mengenai orang lain (yang tidak bekerja sekeras mereka).

Mereka menjadi mudah tersinggung, dan mudah marah. Orang-orang lain menjauhi mereka. Perilaku semacam ini secara organisasi tentunya merupakan masalah besar. Hasil besar akan dicapai oleh sebuah organisasi apabila ada jalinan harmonis dalam kerja sama tim antar karyawannya, bukannya bekerja sendiri-sendiri dan saling menjauhi.

Sebagai seorang manajer, saya harus membantu orang lain untuk meninggalkan kantor tepat waktu. Langkah pertama dan terpenting adalah sayalah yang harus memberi contoh dan pulang ke rumah tepat waktu.

Saya bekerja dengan seorang manajer yang menyindir orang-orang yang bekerja lembur terlalu lama. Ajakannya menjadi kehilangan makna ketika orang-orang menerima emailnya dan melihat jam email tersebut dikirim ternyata jam 2 pagi. Untuk mengajak orang melakukan suatu hal, langkah terpenting adalah memberi contoh dengan melakukannya sendiri.

Langkah kedua adalah mengajak orang untuk menjalani hidup yang seimbang. Sebagai contoh, berikut ini adalah langkah-langkah yang menurut saya cukup membantu:

1) Bangun pagi, sarapan dengan menu yang baik, lalu berangkat bekerja.
2) Bekerjalah dengan keras dan pintar selama 8 atau 9 jam sehari.
3) Pulanglah ke rumah
4) Baca buku atau komik, menonton film yang lucu, kumpul-kumpul dengan rekan, bermain dengan anak-anak, dan lain-lain.
5) Makan yang sehat dan tidur yang cukup.

Langkah-langkah ini disebut sebagai 'recreating'. Mengerjakan langkah 1, 3, 4, dan 5 akan memungkinkan langkah 2 dilakukan secara efektif dan seimbang. Bekerja secara normal dan mempertahankan hidup yang seimbang adalah konsep yang sederhana.

Langkah-langkah tersebut mungkin akan sulit dilakukan oleh sebagian orang karena orang tersebut akan menganggap perlunya perubahan mendasar yang bersifat personal pada dirinya.

Sebenarnya langkah-langkah ini memungkinkan untuk dilakukan oleh setiap orang, karena kita memiliki kekuatan untuk memilih apa yang akan kita lakukan.

Dengan menjaga keseimbangan, Anda akan mendapatkan:
1. Kesegaran.
2. Kekebalan tubuh menjadi normal, pasokan oksigen lancar.
3. Bisa berpikir lebih luas dan sehat.
4. Anda akan jauh lebih produktif.
5. Anda tidak akan kehilangan momen2 berharga dalam hidup bersama keluarga dan teman.

Pdt. Ade Manuhutu menyampaikan pola hidup sehat yang ia rangkum menarik dalam sebuah ungkapan, "Bed early and rise early,
make a wealthy healthy life."

Jumat, 27 Agustus 2010

Siapa Tahu yang Terbaik?

II Tawarikh 36:16
“Mereka mengolok-olok utusan Allah itu, menghina segala firman-Nya, dan mengejek nabi-nabi-Nya”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 4; Matius 4; 1 Raja-Raja 21-22

“Saya mencintai pekerjaan saya,” kata Maggie, seorang perawat yang masih muda, “namun ketika saya memberi tahu orang apa yang perlu dilakukan agar ia tetap sehat, tetapi nasihat saya tidak dituruti, saya pun menjadi sangat frustasi.”

Saya tersenyum dengan penuh pengertian. “Saya pun merasa demikian saat memulai karier editorial saya,” kata saya kepadanya. “Saat pengarang tidak memperdulikan nasihat saya agar naskah mereka menjadi lebih baik, saya pun merasa frustasi.”

Kemudian saya menyadari bahwa hal ini mirip dengan masalah kerohanian. “Jika saya merasa frustasi saat orang tidak menuruti nasihat profesional kita, coba bayangkanlah perasaan Allah apabila kita mengabaikan nasihat-Nya.” Dia adalah Pribadi yang paling mengetahui hal terbaik bagi kita. Akan tetapi, kita kerap kali justru bersikap seakan-akan kita sudah mengetahui yang lebih baik.

Begitulah kasus bangsa Israel dahulu. Karena berpikir mereka tahu lebih banyak daripada Allah, mereka pun menuruti jalan mereka sendiri (II Tawarikh 15,16). Akibatnya, Yerusalem dan Bait Allah jatuh ke tangan orang-orang Babel.

Allah dengan murah hati mengajarkan hal yang terbaik (Yesaya 48:17,18), namun tidak memaksa kita untuk melakukannya. Dia dengan sabar menawarkan sesuatu yang benar dan baik, dan mengizinkan kita untuk memilihnya.

Pengajaran Allah tidak selalu masuk akal, tetapi sungguh bodoh jika kita merasa tahu yang lebih baik.

Sumber: Kingdom Magazine Juni 2010

Kamis, 26 Agustus 2010

Musuh Membuat Anda Sukses

Di ambil dari ringkasan khotbah Ps. Indri M. Gautama

Tuhan berkata di Yeremia 29:11: "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

Lalu Anda bertanya, kalau memang Tuhan merancangkan kehidupan yang sukses buat Anda, mengapa ada yang benci dan iri hati terhadap Anda? Mengapa ada orang terdekat yang berubah ingin menjatuhkan Anda? Mengapa ada rekan kerja di kantor yang berpolitik melawan Anda? Mengapa ada saudara dekat yang menyebarkan gosip dan hal-hal negatif tentang Anda?

Tahukah Anda bahwa Tuhan memakai "musuh-musuh" yang membenci dan memusuhi Anda untuk membuat Anda sukses?

Yusuf dibenci dan dibuang oleh kakak-kakaknya ke dalam sebuah sumur di Dotan hanya karena mereka iri hati, apalagi setelah Yusuf menceritakan mimpi Tuhan bagi dia. Demikian iri hatinya, sehingga kakak-kakaknya bertekad tidak mau melihat Yusuf hidup lagi.

Pada saat seperti ini, penting sekali Anda menyadari bahwa Tuhan sudah menyediakan kebesaran bagi Anda dengan memakai orang-orang yang membenci Anda. Tuhan punya maksud baik di balik semua penderitaan Anda. Apakah Tuhan meninggalkan Yusuf mati di sumur tua itu? Tidak. Melalui orang-orang yang membenci Yusuf dan membuangnya ke sumur, Yusuf berada di tanah Mesir dan akhirnya menjadi orang nomor dua di negara itu.

Sumur merupakan tempat empuk bagi setan untuk menghancurkan Anda lebih dalam lagi. Rick Warren berkata: "Many people will be bitter, rather than better, and never grow up." Banyak orang menjadi kecewa di tengah masalah, bukannya menjadi lebih baik dan tidak pernah bertumbuh dewasa.

Jangan ijinkan kekecewaan bertumbuh. Jika Anda memberikan respon seperti yang Yesus ajarkan, maka Anda akan keluar dari sumur dengan kemenangan. Ada empat langkah untuk keluar dari sumur ini:

1. Cepat lepaskan pengampunan kepada orang-orang yang sudah menyakiti Anda.
Perbuatan mereka memang sudah menyakiti Anda. Tetapi akan lebih menyakitkan lagi apabila Anda menyimpan rasa sakit itu dan membawanya kemana pun Anda pergi. Anda harus lepaskan rasa sakit itu dengan cara mengampuni.

2. Ingat rancangan Tuhan baik untuk Anda.
Di tengah orang-orang yang membenci Anda, ingat bahwa Tuhan tidak merencanakan kehancuran untuk hidup Anda. Seperti yang Yusuf katakan di Kejadian 50:20 kepada saudara-saudaranya sewaktu ia menjadi asisten Firaun: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan,..."

3. Selalu bersukacita dan bersyukur.
Mudah sekali untuk bersukacita dalam keadaan yang nyaman dan menyenangkan. Tetapi Tuhan mengajarkan Anda bahwa "the real joy" adalah ketika Anda bersukacita dalam keadaan yang buruk.

4. Bertekad untuk tidak menyerah.
Situasi buruk bukan berarti mimpi dan janji-janji Tuhan batal terjadi dalam hidup Anda. Karena itu, jangan putus asa, jangan berhenti apalagi mundur, berlarilah.

Ingat, musuh yang ada di tengah perjalanan kehidupan Anda akan membuat Anda sukses. Karena itu, bersukacitalah dan bersyukur. Jangan pernah menyerah karena rancangan-rancangan Tuhan di dalam hidup Anda memberikan hari depan yang penuh pengharapan.

Rabu, 25 Agustus 2010

Dari Ujian Menuju Kemenangan

Kolose 4:5
“Hiduplah dengan penuh hikmat.., pergunakanlah waktu yang ada.”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 32; 1 Tesalonika 4; Yesaya 15-16

Seorang musisi kawakan tahu bahwa penderitaan mendahului kemuliaan dan pujian. Ia mengalami masa-masa latihan yang berat dan melelahkan serta pengorbanan diri yang mendahului satu jam waktu pertunjukkan di mana segala jerih payahnya mendapat sambutan meriah.

Seorang murid tahu bahwa sebelum ia lulus dengan nilai yang baik, ia telah belajar, menyangkal diri, dan berkomitmen selama bertahun-tahun.

Para astronot meluangkan waktu latihan bertahun-tahun sebelum menempuh sebuah penerbangan pendek yang mungkin hanya selama beberapa hari.

Alkitab mengajarkan bahwa pengorbanan dan disiplin diperlukan apabila kita ingin menjadi hamba Tuhan yang setia. Paulus menulis, “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah aku memberitakan injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak” (I Korintus 9:27).

Disiplinkan waktu Anda.. disiplinkan mata Anda.. disiplinkan pikiran Anda.. disiplinkan tubuh Anda.. semua demi Kristus.

Tidak akan ada yang namanya kemenangan tanpa sebuah pengorbanan.

Sumber: Hope for Each Day; Billy Graham; Penerbit Metanoia

Mempertahankan Iman dan Keselamatan

2 Petrus 1:10
' Karena itu saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung '

Amsal 4:27
' Janganlah menyimpang kekanan atau kekiri, jauhkan kakimu dari kejahatan '

Berapa batas waktu bagi seseorang bertahan dalam iman ? Jawabanya pasti bervariasi ada 1 tahun , 2 tahun , 10 tahun, atau cuma 3 bulan, atau lebih singkat lagi.

Seorang pendeta berkata seperti ini kepada saya, " Saya dahulu bekerja di dunia sekuler. Kamu tahu kan betapa beratnya bekerja di dunia sekuler itu ? Tetapi setelah saya menjadi orang kristen, ternyata ada pekerjaan yang lebih berat dari itu ?"

Saya balik bertanya, " apa itu ?" Pendeta itu berkata , " Mepertahankan keselamatan."

Kalau anda menjadi seorang kristen, camkan bahwa anda wajib berjuang untuk mempertahankan kesalamatan anda, Oh ya, saya percaya akan kasih karunia ALLAH yg menopang kita. Saya percaya akan kekuatan ALLAH yg turun atas kita. Saya percaya akan campur tangan ALLAH dalam hidup kita supaya kita tidak tersandung. Tetapi masih ada orang kristen yang iman nya berguguran. Masalahnya di mana ? Masalahnya adalah kita tidak mengerjakan apa yang menjadi bagian kita ?.

Pertama, menjauhi kejahatan. Salomo berkata, " Janganlah menyimpang ke kanan dan kekiri, jauhkan kakimu dari kejahatan. " Amsal 4:27

Siapa yang dapat menghalangi kaki anda kepada kejahatan ? Tidak ada, Meskipun ALLAH sendiri yang berbisik kepada anda, saya tidak yakin kalau anda akan menurutinya. jadi yang penting disini adalah kemauan dengan kuat untuk menjauhi kejahatan. Langkah pertama itu yang penting untuk menentukan ke langkah-langkah berikutnya. Kebanyakan orang kristen terjerambat kedalam persoalan, sebab ia tidak bijak memilih langkah yg pertama. Maksud saya begini ada kasus seseorang yang jatuh dalam dosa perzinahan dengan mantan pacarnya, sebab apa yang di lakukannya adalah fatal pada langkah pertama. Mulanya dia iseng menelepon mantan pacarnya itu, akhirnya obrolan yang mulanya biasa itu menjadi obrolan yang mesra dan menjadi keterusan, dan akhirnya tidak bisa mengontrol diri lagi.

Kedua, mendekat kepada ALLAH. Alkitab berkata, " Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dg segala titah-MU :segala jalan dusta aku benci " Mazmur 119:128. Semakin anda mendekat pada ALLAH semakin, anda akan membenci jalan dosa. Sebab hidup Anda dipenuhi dg hadirat ALLAH. Otomatis anda menjadi manusia yang berjalan kesana kemari dg di penuhi hadirat TUHAN !! dan anda akan membenci dosa dengan sendirinya.

TUHAN YESUS memberkati Anda. Amin

Ayo pasang iklan di RHK

PERATURAN
* Kami tidak menerima iklan yang berbau pornografi atau gambar2 seronok.
* Kami akan mengutamakan iklan yang berhubungan dengan KKR, situs rohani, dan kegiatan rohani.


KEUNTUNGAN PASANG IKLAN DI RHK
1. Trafic pengunjung rata-rata 2500+ perhari
2. Pagerank 3
3. Feedburner Subscriber 6000+
4. Facebook fans 4500+
5. Blogger followers 500+
6. Traffic terbanyak dari search engines google
7. Jika Anda mendaftar selama bulan AGUSTUS!!! Iklan Anda juga akan di pasang di blog http://christian-music-lyric.blogspot.com (traffic rata-rata 800+ dan Feedburner subcriber 400+) sesuai dengan iklan yang anda beli.


TARIF PASANG IKLAN BANNER
468x80 posisi atas Rp100,000/bulan
468x240 posisi atas Rp7,500/hari (KHUSUS UNTUK EVENT KKR, KONSER MUSIK ROHANI, RETREAT, DAN EVENT KRISTEN LAINNYA)
468x80 posisi bawah Rp50,000/bulan
468x240 posisi bawah Rp100,000/bulan
125x125 sidebar kanan bawah Rp25,000/bulan


Pembayaran lewat transfer BCA atau Mandiri
Bagi yang tertarik email kami di renunganhariankita@yahoo.com

Selasa, 24 Agustus 2010

The Blessing of Thorns

Sandra felt as low as the heels of her shoes as she pushed against a November gust and the florist shop door. Her life had been easy, like a spring breeze. Then in the fourth month of her second pregnancy, a minor automobile accident stole her ease.

During this Thanksgiving week she would have delivered a son. She grieved over her loss. As if that weren't enough, her husband's company threatened a transfer. Then her sister, whose annual holiday visit she coveted, called saying she could not come.

What's worse, Sandra's friend infuriated her by suggesting her grief was a God-given path to maturity that would allow her to empathize with others who suffer. "She has no idea what I'm feeling," thought Sandra with a shudder.

"Thanksgiving? Thankful for what?" she wondered aloud. For a careless driver whose truck was hardly scratched when he rear- ended her? For an airbag that saved her life but took that of her child?

Baca Kelanjutannya disini
Click this link -> The Blessing of Thorns

Senin, 23 Agustus 2010

Menghargai Iman

Mazmur 139:17
“Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besarnya jumlahnya !

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 35; 2 Tesalonika 2; Yesaya 21-22

Bagaimana orangtua bisa bahagia apabila anaknya terus menerus bertanya apakah kebutuhan-kebutuhan nya akan dipenuhi? Orangtua akan merasa frustasi dan sedih, bahkan mungkin marah karena anaknya tidak bisa memercayainya.

Alkitab mencatat beberapa referensi yang menceritakan pada kita tentang betapa Allah sangat senang bila kita memercayai Dia atas setiap kebutuhan. Prajurit Romawi mengekspresikan iman yang besar ketika ia memberitahukan Yesus untuk ‘katakan sepatah kata saja’ maka pelayannya akan disembuhkan. Yesus mengatakan pada murid-murid- Nya, “Pandanglah burung-burung ... yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?” (Matius 6:26).

Allah menghargai kepercayaan kita kepada-Nya melebihi kualitas karakter yang lainnya. Dan bagaimana kita mengembangkan kepercayaan? Dengan cara meluangkan waktu di hadirat Allah, melalui doa, penyembahan, dan membaca firman-Nya. Kita juga mengembangkannya saat melangkah dengan iman, dan menemukan bahwa Dia sungguh-sungguh dapat dipercaya. Apakah Anda memercayai Dia untuk kebutuhan dalam hidup Anda?

Tuhan Yesus memerlukan iman Anda agar pekerjaan-Nya di dalam kehidupan Anda benar-benar terjadi.

"Apapun juga yang kamu lakukan, perbuatlah semuanya itu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia."

Sumber: Hope for Each Day; Billy Graham; Penerbit Metanoia

Minggu, 22 Agustus 2010

MUJIZAT TUHAN TAK PERNAH BERAKHIR

“Maka takjublah semua orang itu karena kebesaran Allah.” Lukas 9:43a

Sekarang ini adalah era modernisasi. Semua serba modern. Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin canggih. Bermunculan pula pakar dan ilmuwan di bidangnya masing-masing dengan kemampuan luar biasa yang tak perlu disangsikan lagi. Akhirnya banyak orang yang menjadi sangat bergantung pada kepintaran dan kecanggihan teknologi yang ada. Rasa-rasanya mujizat Tuhan mulai diabaikan, orang lebih percaya kepada pengetahuan dan cara berpikir para pakar atau ilmuwan yang mengandalkan logika. Tetapi sesungguhnya mujizat Tuhan tak pernah berakhir dan tetap ada bagi orang percaya.

Pada suatu hari Yesus bertemu seorang bapak yang anaknya kerasukan setan sehingga menjadi bisu dan sangat tersiksa. Bapak itu ingin anaknya sembuh, namun ia ragu-ragu apakah Yesus dapat menyembuhkannya karena katanya, “...aku telah meminta kepada murid-muridMu supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat.” (ayat 40). Lalu ia berkata kepada Yesus, “ ‘Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami’. Jawab Yesus: ‘Katamu: Jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang percaya!’ “ (Markus 9:22b-23).

Pada kesempatan lain Yesus membuat suatu pernyataan luar biasa, “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.” (Lukas 18:27). Apabila Tuhan mengerjakan sesuatu yang tak bisa dilakukan manusia, itulah yang dinamakan mujizat. Perbuatan Tuhan merupakan mujizat bagi kita, tapi bagi Tuhan hal itu bukanlah mujizat sebab Dia dapat mengerjakan segala perkara dan apa saja. Bahkan dari yang tidak ada Tuhan sanggup mengadakan. Bumi diciptakan dari yang tidak ada, hanya oleh firmanNya saja. Jadi, tidak ada sesuatu pun yang sukar bagi Tuhan. Bila manusia dapat terbang, itu merupakan mujizat; tetapi bagi seekor burung, terbang itu bukanlah mujizat, tapi merupakan hal yang biasa dilakukannya. Demikian juga perbuatan-perbuatan besar Tuhan, bagiNya bukanlah apa-apa, namun bagi manusia merupakan suatu keajaiban.

Selama Tuhan masih ada, mujizat masih selalu berlaku. Bila ada manusia yang berkata bahwa zaman mujizat sudah berlalu, pastilah manusia itu sudah ‘tak waras’, karena bila mujizat tak ada, berarti Tuhan juga tidak ada.

Mujizat selalu tersedia bagi orang yang percaya kepadanya!

Video Kolaborasi Brandon dan Last minute

Akhirnya Brandon bisa berkolaborasi dengan Last minute Street crew di acara Indonesia mencari bakat (IMB) Trans TV. Ini dia video aksi mereka di IMB kemarin pada tanggal 22 agustus 2010.

Brandon Ft. Last minute street crew final IMB 22 agustus 2010

Jumat, 20 Agustus 2010

Brandon de Angelo dan Last Minute street crew

Siapa yang tidak kenal dengan Brandon de Angelo? salah satu finalis Indonesia Mencari Bakat (IMB), bocah cilik yang pintar menari hip hop. Kesuksesan Brandon di IMB ini secara tidak langsung juga mengangkat nama sebuah grop tari hip hop asal surabaya yang merupakan tempat Brandon berlatih selama ini yaitu Last Minute Street Crew. Salah satu penari utama Last minute Sammy memiliki andil besar dalam perjuangan Brandon di IMB. Sammy lah yang selama ini mendampingi sekaligus menjadi pelatih brandon di IMB.

Yang perlu kalian ketahui dari anak-anak Last Minute Street Crew ini adalah mereka anak-anak yang cinta Tuhan. Dalam setiap aksi panggung mereka membawa nama Jesus Christ, Keren bukan. Pembimbing Last minute Ferdinand Jonas pernah mengutarakan kekagetannya saat mereka tampil dalam salah satu perlombaan hip hop dance yang diliput oleh salah satu stasiun televisi, pada penampilan akhir mereka mengenakan jaket dan membalikan badan mereka, kemudian menunjuk punggung jaket mereka yang terdapat gambar salib. Mereka benar-benar luar biasa.

kalau kalian pernah melihat salah satu video gokil di blog ini
Click this link -> Video Anak Kristen
Pemain utama yang memerankan "ban seok" adalah salah satu dancer di last minute.


Berikut ini salah satu artikel mengenai Brandon De Angelo yang di ambil dari www.tabloidbintang.com.

SEKALI waktu, kami menyambangi tempat latihan kontestan Indonesia Mencari Bakat (IMB) di Studio 1 Trans TV. Pengin melihat saja bagaimana mereka di luar kemegahan dan ketegangan panggung IMB.


Bertepatan dengan kedatangan kami, Brandon (8), bocah laki-laki penari hip hop, kontestan asal Surabaya yang menggemaskan itu sedang kebagian jatah latihan.

Dengan iringan lagu milik Justin Bieber “Baby”, Brandon meliuk-liukkan tubuhnya dengan sangat atraktif. Memutar tubuh, melompat-lompat, lalu tiba-tiba menjatuhkan diri ke lantai. Uh, membuat kami sedikit ngilu.

Rasanya kekhawatiran kami berlebihan. Karena ayahnya, Budi Suwanto, tenang-tenang saja tuh. Dia malah asyik memberi semangat dan komando jarak jauh kepada Brandon. Brandon, yang sudah berlatih menari profesional sejak usia 5 tahun di sekolah tari The Last Minute, Surabaya, syukurlah, belum pernah cedera.

“Selama ini tidak pernah keseleo atau apa, saya juga tidak takut dia keseleo kok,” kata Budi.

“Saya sendiri tidak tahu triknya dia tidak pernah keseleo. Mungkin yang mengajar sudah memberi tahu dan melatih gerakan tari yang aman,” terangnya.

Mungkin, bakat bergoyang Brandon yang terendus sejak usia dini juga memengaruhi. Jadinya, tubuh bocah kelahiran Blitar, 10 November 2001 ini sudah lentur.

“Dari usia 3 tahun sudah goyang. Kita, kan bisa melihat ya, anak kecil itu ada yang goyangannya kaku atau lemas (lentur). Nah, dia termasuk yang lemas,” jelas Budi.

Brandon membenarkan. “Sering mendengarkan musik, dulu melihat Inul,” aku Brandon polos sambil kemudian menghalang-halangi ayahnya memperlihatkan kepada kami rekaman video tarian dangdut Brandon di handphone.

Kami penasaran, apakah bakat Brandon merupakan keturunan? Apalagi kami menyaksikan sendiri bagaimana Budi piawai memberi arahan menari kepada putra bungsunya itu.

Ternyata ayah dan ibunya gemar menari, walau tidak menekuni sampai ke jenjang profesional. “Saya suka menari, mamanya juga,” kata Budi.

Oleh karena itu, mendapati anak kedua mereka mahir bergoyang, mereka sepakat memasukkan Brandon ke sekolah tari sebagai bentuk dukungan. Di sekolah itu Brandon berlatih seminggu sekali dengan waktu latihan sekitar 2 sampai 3 jam. Hasilnya memuaskan. Masuk ke kelas elementary, tidak lama, Brandon melompat kelas.

“Ada job, dan Brandon diajak. Setelah itu, Brandon resmi masuk tim,” cerita pria berkulit putih ini bangga.

Selanjutnya, langkah Brandon di dunia tari semakin tidak terbendung. Usia muda, memiliki wajah yang imut dan menggemaskan. Gayanya pun supercool! Sebelum ikut IMB, ayahnya pernah mengikutsertakan Brandon di Gong Show.

Bocah yang sejak usia satu bulan sudah dibawa bepergian itu mulai terbiasa dengan panggung pertunjukan skala besar. Mulai terbangun cita-citanya menjadi penari skala internasional. “Aku pengin menari sampai ke luar negeri,” kata Brandon dengan logat Surabaya yang kental.

Mengetahui Trans TV menggelar IMB, Budi menawarkan Brandon untuk mendaftar. “Saya tanya kepada dia, mau ikut IMB, enggak? Dia bilang mau, ya saya mendukung. Teman-teman di sekolah menarinya juga mendukung,” kata Budi.

Sebagai kontestan termuda di panggung IMB, Brandon cukup bernyali. Hanya satu hal membuatnya gentar. “Penjurian,” ujar Brandon singkat. Mengenai alasannya, Brandon tidak tahu pasti. Hanya saja dia menyebutkan salah satu juri yang membuatnya agak senewen.

“Tante Sarah Sechan. Paling cerewet,” bocor bocah yang lebih menyukai Tantowi Yahya.

Selebihnya, Brandon sangat menikmati saat-saat tampil di panggung IMB. Karena bocah penyuka KFC ini senang mengetahui dirinya muncul di televisi! “Aku suka nonton lagi.”

Salah satu video terbaik Brandon di Indonesia mencari bakat
Video kolaborasi brandon dan Last minute di IMB

Kamis, 19 Agustus 2010

TUHAN YANG MENGUBAH ”MUNGKIN” MENJADI MUJIZAT NYATA

Di ambil dari ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary

I SAMUEL 14:1-23
Latar belakang dari kisah ini ialah bangsa Israel baru menjadi satu kerajaan. Rajanya ialah Saul, yang dipilih dan diurapi Tuhan melalui nabi Samuel. Anaknya bernama Yonatan, seorang pemberani. Israel adalah sebuah kerajaan yang cukup besar tetapi ada satu hal yang fatal di bangsa itu, yakni tidak ada tukang besi untuk menempa senjata. Baca I Samuel 13:19-22. Rakyatnya tidak memiliki pedang atau tombak padahal bangsa itu sedang dalam status perang dengan bangsa Filistin, kecuali raja Saul dan anaknya Yonatan. Selain tidak ada senjata, ternyata tentara yang bersama Saul hanya 600 orang saja. Tetapi di sinilah kita melihat kuasa Tuhan terjadi kepada bangsa Israel yang sedang dikelilingi oleh musuh.

Di tengah-tengah bangsa Israel yang ketakutan, tampil dua orang yang proaktif, yang tidak mau menyerah kepada nasib, yaitu Yonathan dan seorang pembawa senjatanya. Kata Yonathan kepada pembawa senjatanya : "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang." I Samuel 14:6. Tindakan Yonathan ini nekad, tidak masuk akal. Tidak mungkin dua orang dengan sebuah senjata mampu menerobos barisan tentara Filistin.

1. MUNGKIN --> belum pasti.
Yonathan berkata : “MUNGKIN”. Kata 'mungkin' berarti belum pasti. Inilah sikap kebanyakan manusia termasuk anak Tuhan. Melihat situasi yang tidak kondusif, tekanan yang berat, ditempa krisis ekonomi, lapangan pekerjaan susah, biaya pendidikan mahal, dllsb, sering perkataan yang keluar dari mulut kita adalah barangkali, boleh jadi, atau mungkin, Tuhan dapat menolong.

2. PERNYATAAN IMAN
Tetapi, selanjutnya Yonatan berkata : bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang. Ini sebuah pernyataan iman yang luar biasa. Pernyataan ini didasarkan Firman Tuhan dalam Hakim-hakim pasal 7, di mana Gideon hanya dengan 300 orang bisa mengalahkan 120.000 orang. Kitab Ulangan juga mencatat bahwa bersama dengan Tuhan, satu orang bisa mengalahkan seribu orang dan dua orang mengalahkan sepuluh ribu orang. Ulangan 32:30. Bagi Tuhan tidak ada yang sukar. Kuasa Tuhan tidak ditentukan oleh situasi dan kondisi ataupun jumlah bilangan.
Karena itu, kalau ada Saudara yang menghadapi masalah sukar, persoalan berat, menderita penyakit, kesulitan ekonomi, dllsb, ingat bahwa bagi Tuhan tidak ada yang sukar. Yonatan hanya mempunyai sebuah senjata, tetapi ia berani melangkah, berani mengambil tindakan. Yonatan tidak mau menyerah kepada nasib. Anak Tuhan selalu punya terobosan-terobosan dan tindakan nyata. Kalau anda dilanda persoalan, anda harus berani mengambil langkah iman. Bersama dengan Tuhan kita akan melakukan perkara-perkara besar.

3. SEPAKAT
Lalu jawab pembawa senjatanya kepadanya: "Lakukanlah niat hatimu itu; sungguh, aku sepakat." (ayat 7). Apa kuasa dari SEPAKAT? Matius 18:19-20 : ”Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." Ini berbicara dari doa korporat. Dua orang yang sepakat berdoa besar kuasanya. Sangat kita sayangkan apabila suami istri tidak rukun. Dalam rumah tangga harus ada kesepakatan, apalagi dalam hal berdoa. Sepakat lebih banyak dipratekkan dalam doa.
Kuasa sepakat juga bisa kita lihat dalam kitab Ester 4:14,15. Waktu itu ada komplotan besar yang dipimpin oleh perdana menteri Haman untuk membunuh semua orang Yahudi termasuk Ester. Namun ketika Ester mendengar rencana jahat itu, ia menyuruh pamannya Mordekhai untuk mengumpulkan orang Yahudi serta berpuasa selama 3 hari sedangkan Ester akan menghadap raja. Tuhan mendengar doa orang Yahudi yang sepakat. Ester berhasil menghadap raja Ahasyweros walaupun sebenarnya tindakannya bertentangan dengan undang-undang kerajaan. Sebab seseorang yang masuk menghadap raja tanpa dipanggil atau diundang akan dihukum. Tetapi Ester berhasil mengadukan niat jahat Haman kepada raja. Akhirnya, Haman dan seluruh keluarganya dihukum mati oleh raja Ahasyweros.

4. MUJIZAT TERJADI
Dalam ayat 1 Samuel 14:13-14 diceritakan bahwa Yohanes dan pembawa senjatanya berhasil membunuh 20 orang. Ini sebuah mujizat. Dua orang mengalahkan 20 orang. Juga orang-orang Filistin saling membunuh. Mereka tidak kenal siapa lawannya dan siapa musuhnya. Bahkan orang Israel yang tadinya ikut barisan Filistin dan orang-orang Israel yang bersembunyi turun untuk menyerang Filistin. Itulah kuasa mujizat Tuhan, kuasa Tuhan campur tangan dan Yonathan menang. Kita mempunyai Tuhan yang sanggup mengubahkan hidup kita. Pertama mengubahkan rohani kita, kemudian kehidupan jasmani kita di dunia ini.

Anda bisa Tuhan pakai luar biasa kalau anda bertindak dan melangkah maju dalam Tuhan. Tidak ada kemenangan tanpa pertempuran. Kalau Tuhan campur tangan pasti ada kemenangan. Ulangan 20:4. Puji Tuhan!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 9 November 2008

Rabu, 18 Agustus 2010

Kesaksian: Choky Sitohang presenter sukses Indonesia

Kisah Nyata kesaksian dari Choky Sitohang mengenai kehidupan masa lalu nya yang jatuh bangun, bagaimana ia telah Sembuh dari Hepatitis, hingga mencapai kesuksesan sebagai presenter terkenal di Indonesia


Siapa yang tidak mengenal presenter yang berpenampilan menarik dan sedang naik daun ini. Tanpa disangka-sangka Choky divonis dokter terkena penyakit Hepatitis (liver). Ia terkejut karena ia merasa bahwa ia adalah orang yang paling sehat. Tetapi ia malah jatuh sakit. Yang membuat ia kecewa adalah karena ia mengalami sakit pada saat ia sedang berkarir. Ia sedang mengejar cita-citanya untuk menjadi presenter terkenal.

Pada saat itu ia mulai flash back kehidupannya 2 tahun terakhir ini. Ia sibuk dengan pekerjaannya. Ia mencari uang dengan giat, sesudah itu ia menghabiskan waktu dengan hobi dan teman-temannya. Setelah lelah sampai dirumah ia langsung beristirahat. Ia lupa bahwa ia tidak pernah meluangkan waktunya untuk menyapa Tuhan. Ia tidak pernah bersaat teduh bahkan hari Minggu terkadang ia tidak ke gereja, dan Roh Kudus mulai mengingatkannya akan hal itu.

Pada saat ia sakit, ia harus dirawat di Rumah Sakit selama 21 hari. Padahal ia tidak mempunyai cukup uang untuk biaya Rumah Sakit. Dokter berkata bahwa ia harus tetap dirawat karena sakitnya cukup parah. Tetapi dokter berkata bila ada mukjizat maka Choky dapat keluar Rumah Sakit sesegera mungkin.

Pada hari ke delapan, Choky berangsur-angsur pulih. Akhirnya ia bisa keluar dari Rumah Sakit dan ia dapat membayar biaya Rumah Sakit. Tetapi Choky tidak dapat langsung dapat melakukan kegiatannya. Ia harus bed rest selama 3 bulan. Ia menjalaninya. Pada saat ia merasa sehat, perasaan takut itu datang. Ia merasa tidak bisa sukses. Tetapi pada saat itu Tuhan meyakinkan bahwa ia harus melakukan bagiannya dan Tuhan yang akan lakukan bagian-Nya.

Mulai saat itu ia kembali menulis CV untuk ia masukkan ke beberapa agensi. Ia mulai menghubungi teman-temannya dan mencari link untuk memberikan jalan ia menjadi presenter. Ia melakukan yang terbaik pada waktu di casting. Sampai pada akhirnya produsernya berkata bahwa ia adalah orang yang tepat untuk acara ini.

Ada saatnya ia hampir gagal dan ia ingin menyerah. Tetapi Tuhan jelas berkata jangan pernah menyerah, lakukan terus apa yang sedang dilakukan karena ia menuju keberhasilan. Ia mendapatkan satu ayat “Tetapi orang-orang yang menantikan Tuhan akan mendapat kekuatan baru, mereka seumpama rajawali yang naik terbang…”. Ada waktunya Tuhan memberikan kepercayaan dari yang kecil dampai yang besar. Dari perkara yang kecil, bila kita setia lalu Tuhan pasti akan mempercayakan hal yang besar.

Tuhan mengajarkan Choky untuk tetap optimis. Melakukan sesuatu yang baru dengan semangat. Tuhan Yesus adalah sahabatnya. Walaupun banyak sahabatnya di dunia tetapi ia merasa bahwa Yesus adalah sahabat sejatinya. Pengharapan akan menimbulkan iman dan pada akhirnya akan menghasilakan satu solusi. Itulah hal yang ia percayai tentang kehidupannya bersama Tuhan Yesus.
(Kisah ini ditayangkan 10 November 2009 dalam acara Solusi Life di O’Channel)
Sumber kesaksian:
Choky Sitohang (jawaban.com)

Album terbaru True Worshippers - Glory to Glory

Album Glory to Glory
By True Worshippers

Tuhan Yesus yang akan membawa kita kepada kemenangan demi kemenangan asalkan kita percaya dan mengikuti perintah-Nya

Daftar lagu baru yang dinyanyikan oleh True Worshippers pada album “Glory To Glory

1). You Are My Father, written by Arvid Gunardi and Sidney Mohede
2). DenganMu Tuhan, written by Andre Hermanto
3). Be Glorified And Magnified, written by Andre Hermanto
4). Salib Mu, written by Sari Simorangkir
5). Bersorak Sorai, written by Sari Simorangkir
6). Kau Rajaku, written by Sari Simorangkir
7). S’lamanya Kau Tuhan, written by Steve Tabalujan and Sari Simorangkir
8). Tiada Ternilai, written by Andre Hermanto
9). Glory to Glory, written by Sidney Mohede dan Kenny Goh

Untuk mendapatkan lirik lagu dari album Glory to glory
Lirik lagu Album Glory to glory

Selasa, 17 Agustus 2010

DIAMPUNI CUMA-CUMA

Apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian (Kolose 3:13)

Penelitian sejumlah psikolog menunjukkan bahwa yang membuat orang bahagia bukanlah kekayaan berlimpah,melainkan persahabatan dan pengampunan. Marilyn Elisa mengomentari temuan ini dalam USA Today, "Orang yang paling bahagia dikelilingi saudara dan teman-teman, tidak punya masalah dengan tetangga, sibuk dengan kegiatan sehari-hari, dan yang terpenting, mudah mengampuni."

Christopher Peterson, psikolog dari Universitas Michigan mengatakan bahwa kemampuan untuk mengampuni orang lain merupakan karakter yang sangat berkaitan dengan kebahagiaan. Ia menyebutnya "ratu semua kebajikan, dan mungkin yang paling sulit dicapai".

Jiwa yang tidak mau mengampuni acap kali merupakan benteng emosi terakhir yang kita pasrahkan dalam kuasa Allah. Walaupun kita adalah orang kristiani, kita mungkin menyimpan kemarahan dan kepahitan,merasa bahwa setiap orang yang berbuat salah kepada kita harus menderita karena kejahatan mereka. Namun, apabila kita menyadari bahwa Allah telah banyak mengampuni kita, maka kita wajib meneruskan belas kasih tersebut kepada sesama.

Alkitab menyarankan kita untuk mengenakan "belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran, ... sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian"
(Kolose 3:12,13).

Mengampuni adalah perintah Allah bagi kita dan merupakan bagian dari hidup yang penuh kasih, damai, syukur, dan pujian (ayat 14-16).

Sebagaimana kita telah diampuni dengan cuma-cuma, maka hendaklah kita juga melakukannya kepada sesama.

BILA ANDA MERASA TIDAK DAPAT MENGAMPUNI INGATLAH BERAPA BANYAK ANDA TELAH DIAMPUNI, David McCasland

Senin, 16 Agustus 2010

The Power of Prayer

A man's daughter had asked the local minister to come and pray with her father. When the minister arrived, he found the man lying in bed with his head propped up on two pillows. An empty chair sat beside his bed. The minister assumed that the old fellow had been informed of his visit.

"I guess you were expecting me," he said.

"No, who are you?" said the father.

"I'm the new minister at your church," he replied. "When I saw the empty chair, I figured you knew I was going to show up."

"Oh yeah, the chair," said the bedridden man. "Would you mind closing the door?"

Puzzled, the minister shut the door. "I have never told anyone this, not even my daughter," said the man. "But all of my life, I have never known how to pray. At church I used to hear the pastor talk about prayer, but it went right over my head."

"I abandoned any attempt at prayer," the old man continued, "until one day about four years ago, my best friend said to me, 'Johnny, prayer is just a simple matter of having a conversation with Jesus. Here is what I suggest. Sit down in a chair; place an empty chair in front of you, and in faith see Jesus on the chair. It's not spooky because he promised, "I'll be with you always." Then just speak to him in the same way you're doing with me right now."

..........
Baca kelanjutannya disini
Click this link -> The Power of Prayer
---

Sabtu, 14 Agustus 2010

Andai Titanic Mendengar

Amsal 3:11 - Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya.

Mazmur 119:144 - Peringatan-peringat an-Mu adil untuk selama-lamanya, buatlah aku mengerti, supaya aku hidup.

Ketika melihat para awak kapal mengangkat bagasi dari bawah, Nyonya Albert Caldwel bertanya, “Benarkah kapal ini tidak bisa tenggelam?” “Benar, Nyonya,” jawab salah seorang diantaranya. “Bahkan, Tuhan sendiri tak mungkin menenggelamkan kapal ini.”

Dua
hari kemudian, kapal yang diberangkatkan dari Pelabuhan Southampton, Inggris, menuju New York itu memasuki kawasan Grand Banks, sebuah kawasan berbahaya karena banyak gunung es bawah laut. Pada 14 April 1912, dua puluh menit sebelum pukul 24.00 malam, kapal pesiar mewah, Titanic, menyerempet gunung es dan akhirnya tenggelam tiga jam kemudian.

Awalnya, Frederick Fleet, petugas menara pengintai melihat sesuatu yang gelap menghadang didepan. Mula-mula kecil, lama-kelamaan bertambah besar. Ia segera membunyikan bel bahaya. “Fleet, apa yang kamu lihat?” Tanya kapten kapal. “Gunung es didepan,” “Terima kasih,” jawab suara itu lagi, santai, seolah-olah tidak ada yang terjadi. Bahkan, ketika kapal menyerempet gunung es itu, sang kapten, Edward J. Smith, sama sekali tidak mengurangi kecepatan kapal. Titanic tetap melaju dengan kecepatan 22,5 knot, sekitar 45 km per jam, tanpa ada gerakan menghindari maut yang menanti didepan. Kapal mewah yang mengklaim diri “tidak bisa tenggelam” itu seolah-olah ingin menguji dirinya sendiri melawan gunung es raksasa.

Sungguh ironis, Titanic justru karam
dalam pelayaran perdananya! Bahkan Thomas Andrew, si pencipta kapal itu sendiri tidak mampu menyelamatkan kapal rancangannya. Hanya 705 orang penumpang yang selamat, itu pun diselamatkan oleh kapal tua Carpathia yang kebetulan lewat.

Seringkali kita jumpai, kesombongan membuat sebagian orang sulit untuk menerima teguran. Mengapa teguran dan peringatan selalu diasosiasikan dengan kelemahan atau aib?

Bukankah Amsal 27:5 berkata, “Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.”

Bagaimanakah respons yang benar menghadapi sebuah teguran? Raja Daud
dalam Mzm 119:14 menganggap peringatan Tuhan sama bahagianya dengan menerima harta benda. Seseorang hanya bisa bertumbuh lewat masukan, teguran, bahkan peringatan dari orang lain.

Ada dua manfaat dari teguran atau peringatan. Pertama, peringatan membuat kita hidup. Andai kapten kapal Titanic mendengar peringatan bahaya dari petugas menara pengintai, mungkin saja Titanic tidak akan tenggelam. Peringatan akan meluputkan kita dari maut dan membawa pada kehidupan (Mzm 119:144). Sebaliknya, siapa yang tidak mengindahkan peringatan akan mati! (Ams 15:10). Kedua, peringatan memberi kita pengetahuan. Orang yang bersedia ditegur, pengetahuannya akan bertambah (Mzm 119:99). Ia akan bertambah bijaksana dan langkah hidupnya akan semakin tertata.

DOA: Tuhan, dalam kelemahanku, aku sering tidak siap untuk menerima teguran. Mampukanku dengan rendah hati menerima setiap masukan. Dalam Nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Jumat, 13 Agustus 2010

Kisah Sukses : Susan Bachtiar

Susan Bachtiar : Berawal Dari Kegagalan, Berakhir Pada Kehidupan

Diambil dari www.jawaban.com

Susan Meilani Bachtiar kerap merasakan rindu yang tiba-tiba saja datang menyergapnya. Tidak hanya rindu kembali berdiri di depan kelas mengajar murid-murid, saat syuting yang padat dan seabrek tugas menyita waktunya, tetapi juga kerinduan untuk mendapat momongan.

TANPA SENGAJA

"Saya masih beredar," ucap Susan Bachtiar ringan di sela-sela syuting acara life style untuk salah satu stasiun tv swasta. Tampak elegan dan cantik dalam balutan kebaya oranye muda dengan bawahan batik, Susan membawakan segmen demi segmen dengan baik. Sesekali senyum di bibir merahnya mengembang.

Sebenarnya Susan jatuh hati pada profesi guru tanpa disengaja. Cita-cita dokter yang kandas membawanya masuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Bahasa Inggris, Universitas Katolik Atmajaya Jakarta. Masuk FKIP ini pun lebih karena "kecelakaan". Itu pun masih untung karena Susan sesunggguhnya sudah patah arang akibat tidak lolos masuk ke fakultas kedokteran perguruan tinggi negeri. "Sebenarnya saat itu, saya masih mau berusaha dan berharap untuk bisa masuk fakultas kedokteran negeri tahun berikutnya," kata Susan. Namun waktu jua yang mendekatkan Susan pada profesi guru. Lulus dari FKIP, Susan mengajar Bahasa Inggris di beberapa sekolah dan lembaga kursus. Beragam pengalaman sebagai guru ditimbanya dari sana. Maklum dia sudah pernah mengajar pada semua tingkatan, dari TK hingga universitas. Dari beragam pengalaman itu akhirnya Susan jatuh cinta berat pada anak-anak TK. "Mengajar anak-anak TK ternyata tidak sesulit yang saya bayangkan dan menyenangkan sekali. Mungkin karena mereka lebih interaktif, lebih polos, lebih jujur dan apa adanya ya? Interaksi mengajarnya juga lebih ekspresif dan penuh variasi. Tapi pada dasarnya saya suka anak-anak. Mereka membuat saya lebih bersemangat dan kreatif," tutur perempuan bertinggi badan 168 cm itu.

DUNIA CITRA

Profesi sebagai seorang model sudah dijalani Susan jauh sebelum dia menjadi guru. Namun perjumpaannya dengan dunia penuh citra itu sama dengan pertemuannya dengan profesi guru. Tanpa rencana dan bukan cita-cita Susan. "Tidak terpikir sama sekali. Semasa sekolah dulu saya itu tidak memiliki postur yang tinggi malah cenderung kurus dan berkulit hitam. Pokoknya nggak ada cantik dan menariknya deh. Apalagi hobi saya main layangan, basket, voli, atletik sampai taek kwon do," ucap Susan yang wajah cantiknya dapat dilihat warga se-Indonesia dalam acara Bahasa Indonesia Yang Benar (BINAR) di TVRI setiap hari Sabtu malam.

Tetapi saat SMP, kakak-kakaknya dan juga teman-temannya beranggapan Susan punya potensi menjadi model. Dalam ajang pemilihan model remaja Susan masuk 40 besar meski tidak juara. Belum puas, kembali Susan didaftarkan pada pemilihan model yang diselenggarakan sebuah majalah remaja. Kali itu Susan keluar sebagai pemenang. Bintang Susan mulai berpendar di dunia model. Keberuntungan seperti tak berhenti mendatanginya. Bertahun-tahun menggeluti dunia mode sembari mengajar, suatu saat ada tawaran menjadi presenter televisi. Kali itu Susan mengaku kelabakan. "Sebelumnya saya tidak pernah menggeluti dunia presenter. Saya ngerasa nggak pede. Waktu casting harap-harap cemas, keterima gak ya?" kata Susan.

Tetapi akhirnya Susan diterima. Wajahnya nongol untuk pertama kali sebagai presenter dalam Kuis Galileo, semacam cerdas cermat tapi mengenai fisika dan kimia dengan pembuktiannya, di SCTV. Untuk memandu kuis Galileo ini Susan turut belajar kembali melakukan eksperimen fisika dan kimia. "Saya tertantang untuk membawakan sebuah acara kuis ilmu pengetahuan agar lebih mudah ditangkap pemirsa karena ilmu fisika dan kimia biasanya kan memiliki konotasi yang sulit dan membosankan," ucap Susan. Setelah kuis Galileo, Susan laris menjadi presenter.

Lalu hari-hari perempuan kelahiran Jakarta, 2 Mei 1973 ini penuh dengan mengajar, jadi presenter on air/off air dan syuting iklan. Kesibukan inilah yang kadang menjepit waktu mengajar dan syuting Susan. Kalau jadwal kelewat padat dan tidak bisa dibarengi, Susan terpaksa pamit dari salah satu kegiatannya. "Seperti sekarang, sebenarnya cuti mengajar dari sekolah hanya mau dijalaninya satu tahun ajaran, tetapi jadwalnya bentrok terus. Harus dijadwal ulang lagi supaya saya bisa kembali mengajar. Kalau sekolah jadwalnya kan nggak bisa diubah sendiri. Tayangan tivi, kalau jauh-jauh hari kita minta kebijaksanaan untuk diubah, masih bisalah," tutur ibu guru Bahasa Inggris TK di bilangan Menteng, Jakarta itu. Tidak pernah berpikir menjadi guru, model, dan presenter, namun kini semuanya memberi Susan penghidupan. "Jalan Tuhan itu sangat misterius," ujar Susan.

PANDAI MEMBAWA DIRI

Dalam keseharian, bagaimana memadukan dunia keartisan yang glamour dengan profesi guru yang perlu digugu dan ditiru? Untuk hal ini Susan mengaku harus pandai membawa diri. Saat dirinya sedang menjalani keartisannya tidak mungkin profesi gurunya luntur. Maka, "Saya harus tahu diri. Soal pakaian misalnya, saya harus mengenakan baju yang sopan. Ini bukan sok jaga imej. Kalau saya jadi orang tua, apa saya mau anak saya diajar oleh guru yang berpakaiannya saja tidak sopan?" kata pembawa acara Penyejuk Imani Katolik di stasiun Indosiar itu. Tapi tak berarti dia harus berpakaian serba tertutup. Pintar-pintar berbusana, begitu ia selalu mengingatkan dirinya. "Kalau ke pesta boleh saja berpakaian sedikit terbuka, tapi sewajarnya dan senormal mungkin. Tidak perlu memakai baju yang sangat terbuka sekali. Harus tahulah berpakaian untuk kemana dan acara apa," ucapnya.

Belakangan Susan juga mendapat banyak undangan sebagai pembicara dan moderator seminar. Tapi, kata Susan, dia sangat selektif terhadap tawaran membawakan sebuah acara atau membintangi iklan produk. Kalau cocok pasti diterima, namun ada juga yang ditolak. "Banyak yang mengatakan Susan pilih-pilih acara. Memang benar saya selektif. Tapi tujuan saya bukan untuk merendahkan produk atau program acara lain. Saya mau membuat diri saya bertambah maju dengan acara yang cocok sehingga saya juga bisa menjalaninya dengan senang hati," jelas bungsu dari lima saudara yang semuanya perempuan itu.

DIBEKAP KERINDUAN

Tidak segala hal memang bisa diraih manusia. Ada batas-batas yang tak dapat dilewati. Batas-batas itulah yang bagi orang percaya diyakini sebagai pertanda kebesaran Tuhan. Manusia boleh menginginkan dan berencana, namun Tuhan yang berhak menentukan. Memang cita-cita Susan menjadi dokter kandas namun Tuhan memberinya ladang lain, sebagai guru, model, presenter, bintang iklan, dan pembicara serta moderator seminar. "Saat saya jadi guru saya berpikir minimal sama-sama menolong orang lain. Dokter menolong orang sakit dan guru membuat orang yang tidak bisa menjadi bisa," ujar Susan bijak.

Sekarang, Susan Bachtiar tengah dibekap kerinduan akan kehadiran sang buah hati. Tujuh tahun menikah mereka belum juga dikaruniai anak. Karena tak kunjung diberi momongan Susan sampai bertanya-tanya apakah dirinya pernah berbuat kesalahan? Gara-gara hal ini, Susan pernah protes kepada Tuhan. "Saya pernah doa 1 tahun penuh tanpa putus. Saya pernah ngambek ke Tuhan soal ini. Saya tanya mama, salah saya apa?" ujarnya pelan. Namun Susan telah pasrah. Dia yakin, apa pun yang terjadi dalam hidupnya telah direncanakan Tuhan. Maka dia merasa selalu cukup dengan apa yang dia miliki. "Nggak ada harapan muluk-muluk. Saya hanya melakukan yang terbaik bagi Tuhan. Semoga Dia berkenan mendengar semua doa saya, karena saya percaya Tuhan akan menjadikan hidup ini indah pada waktunya," ucap Susan.

Kamis, 12 Agustus 2010

Lirik lagu rohani tentang mujizat

Ketika kita membutuhkan mujizat
Ada saatnya dalam kehidupan ini kita membutuhkan keajaiban, kita membutuhkan kesembuhan, kita membutuhkan mujizat. Pada masa-masa sulit itu janganlah kita sampai lupa pada sumber mujizat itu. semoga lagu-lagu ini bisa menjadi inspirasi ketika kita membutuhkan mujizat Tuhan.


DIA MENGERTI

TERKADANG KITA MERASA
TAK ADA JALAN TERBUKA
TAK ADA LAGI WAKTU
TERLAMBAT SUDAH

TUHAN TAK PERNAH BERDUSTA
DIA S'LALU PEGANG JANJI-NYA
BAGI ORANG PERCAYA
MUJIZAT NYATA

REFF:
DIA MENGERTI, DIA PEDULI
PERSOALAN YANG SEDANG TERJADI
DIA MENGERTI, DIA PEDULI
PERSOALAN YANG KITA ALAMI

NAMUN SATU YANG DIA MINTA
AGAR KITA PERCAYA
SAMPAI MUJIZAT MENJADI NYATA

TUHAN MENGERTI



MUJIZAT ITU NYATA
Jonathan Prawira

TAK TERBATAS KUASA-MU TUHAN
SEMUA DAPAT KAU LAKUKAN
APA YANG KELIHATAN MUSTAHIL BAGIKU
ITU SANGAT MUNGKIN BAGI-MU

REFF :
DI SAAT KU TAK BERDAYA
KUASA-MU YANG SEMPURNA
KETIKA KU PERCAYA
MUJIZAT ITU NYATA

BUKAN KAR'NA KEKUATAN
NAMUN ROH-MU YA TUHAN
KETIKA KU BERDOA
MUJIZAT ITU NYATA

BRIDGE :
MUJIZAT ITU DEKAT DI MULUTKU
DAN KU HIDUP OLEH PERCAYA



MUJIZAT SETIAP HARI
By : Jonathan Prawira

Tiada berubah
Kuasa namaMu
Tiada berkesudahan, kasih setiaMu
Pabila Tuhan sudah berfirman
Maka ......
Semuanya jadi

Reff :
Selama kumenyembahMU
Kupercaya !!
Bahwa Mujizat masih terjadi
Selama Kau besertaku
Kumelihat
Ada mujizat setiap hari


Bagi teman-teman yang tahu lagu-lagu rohani lain nya yang tentang mujizat bisa tambahkan di komentar bawah ini.

Rabu, 11 Agustus 2010

I Love You Forever

Diambil dari kumpulan khotbah Ps. Edward & Ps. Levi Supit

Kalimat “I love you” adalah kalimat yang sangat universal, singkat tapi memiliki power yang sangat kuat. Hanya dengan mengucapkan kalimat ini, kita bisa membuat hati dari pasangan kita bergetar dan tiba-tiba ada perasaan yang sulit dilukiskan oleh ribuan kata-kata sekalipun memenuhi seluruh hatinya. Ketika orang tua berkata, “I love you” atau “Aku sayang kamu nak”, hal yang sama juga terjadi kepada mereka. Hati mereka mendapatkan ketentraman dan perlindungan yang sulit dilukiskan oleh pujangga hebat sekalipun.

Jadi, kalimat “I love you” adalah seperti tetesan air segar di musim kering, seperti harum bunga mawar di tengah kesesakan, seperti terang bulan purnama di tengah kegelapan. Semua orang rindu untuk mendapatkan hal ini.

Suami istri, apalagi yang baru menikah pasti mendengar dan mendapatkan kalimat ini hampir setiap saat. Orang tua yang baru mendapatkan bayi juga pasti membisikkan kalimat ini di telinga sang bayi berkali-kali sambil mencium gemas sang buah hati. Kalimat “I love you” sanggup membawa suasana kebahagiaan bagi segala usia.

Namun, pada saat rumah tangga mulai dihadang badai, perahu rumah tangga terombang-ambing di tengah samudera masalah, adakah kalimat “I love you” sesekali terdengar ? Ketika sang buah hati mulai pandai membantah, sang bayi yang dulu menggemaskan telah tumbuh menjadi anak yang lihai dalam melawan orang tua, pandai berbohong, juara dalam menjadi anak yang malas serta menghindar dari pekerjaan yang ditugaskan, adakah kalimat “I love you” ini tetap memiliki power ? Rasanya kalimat ini tiba-tiba hilang begitu saja seperti melarikan diri dari rumah tangga !!! Hilang tanpa meninggalkan jejaknya.

Untuk itu, alangkah baiknya jika setiap orang menambahkan satu kata lagi di belakang kalimat yang powerful ini menjadi “I LOVE YOU FOREVER” !!!. Karena kata FOREVER berarti selamanya kita akan mencintai orang tersebut. Selamanya sang suami akan mencintai istrinya sekalipun ada gunung masalah yang harus dilaluinya. Selamanya sang istri akan mencintai suaminya, sekalipun harus melewati lembah kekelaman yang sangat dalam. Selamanya orang tua akan mengasihi anak-anaknya sekalipun sang anak rasanya tidak tahu lagi cara berterima kasih kepada orang tuanya.

Kiranya kalimat “I LOVE YOU FOREVER” ini mampu membantu bahtera-bahtera keluarga yang sedang berjuang keras di tengah-tengah hantaman gelombang masalah dan tiupan angin badai yang sangat kencang. Sekalipun di tengah gelora masalah ucapan ini hilang terbawa badai, tetapi kalimat ini telah diukir dalam hati setiap kita oleh tangan Tuhan yang penuh kasih ... I LOVE YOU FOREVER !!!

-Ps. Edward & Ps. Levi Supit-

Selasa, 10 Agustus 2010

Sampai Maut Memisahkan Kita

Di ambil dari Kumpulan Khotbah Ps. Levi Supit

Pemeran tokoh film Superman yang sangat terkenal yaitu Christopher Reeve memang telah tiada. Namun ia meninggalkan sebuah kisah keharmonisan keluarga yang menjadi inspirasi bagi banyak keluarga di dunia ini, termasuk tokoh-tokoh dunia seperti Hillary Clinton dan suaminya yaitu Bill Clinton.

Sang Superman menikah dengan Dana, wanita yang ia cintai pada tahun 1992 dan melahirkan putera mereka yang bernama William. Namun, di usia ke-3 pernikahan mereka, Christ jatuh dari kuda dan menjadi cacat total. Tentunya hal itu membuat Christ menjadi putus asa dan sering ingin mengakhiri hidupnya. Di sinilah ujian kesetiaan mereka diuji oleh Tuhan. Dana tidak pernah putus asa akan keberadaan suaminya. Ia dengan setia menjalani hari-harinya dengan merawat suami tercinta yang cacat, yang harus terus menerus dibantu bahkan yang kecewa dan pesimis akan hidupnya. Dana tidak pernah menyerah. Ia tidak mundur ataupun menyesali nasibnya. Tetapi justru ia senantiasa berada di sisi Christ untuk memberikan semangat hidup dan menunjukkan cintanya. Tentunya itu bukanlah sebuah ujian yang ringan bagi Dana. Ada banyak kesempatan dan alasan baginya untuk meninggalkan Christ, tetapi ia tetap menjaga keharmonisan keluarganya. Perjuangan Dana tidak pernah sia-sia karena akhirnya Christ kembali menemukan jati dirinya, ia bisa menerima keadaannya dan bahkan semangatnya bangkit lagi untuk mendirikan yayasan sosial menolong orang-orang cacat. Luar biasa !!! Pada tahun ke-9 kelumpuhannya, Christ meninggal dunia akibat komplikasi jantung. Istrinya berkata di acara pemakaman seperti ini, ”Ketika kami menikah, aku berjanji kepada Christ bahwa aku akan mencintainya, mendampinginya dalam keadaan sehat atau sakit dan aku telah memenuhi janji pernikahan itu. Tetapi sekarang aku mau mengubah janji pernikahan itu yaitu aku bukan sekedar akan mencintai, menghormati sampai maut memisahkan kami, tetapi aku akan mencintainya selamanya”. Ternyata janji tersebut pun Dana genapi. Hanya 1 tahun 6 bulan dari kematian Christ, Dana terserang kanker paru-paru dan akhirnya meninggal dunia. Kisah cinta mereka adalah kisah cinta abad ini.

Sungguh indah bagi setiap pasangan untuk terus mengingat janji nikah yang telah kita ucapkan di hari pernikahan. Sebuah janji untuk mencintai, menghormati dan menghargai di dalam segala kondisi. Tentunya ketika kondisi berada dalam zona nyaman, bahagia dan baik-baik saja maka janji nikah ini akan sangat mudah untuk digenapi. Tetapi ketika janji nikah ini diuji lewat tantangan, sakit penyakit, keuangan, jabatan bahkan godaan orang ke-3 dalam rumah tangga, barulah kemurnian dan kualitas cinta kita akan terlihat.

Setiap tahun semua pasangan suami istri akan menginjak kembali 1 hari ulang tahun pernikahan mereka. Tentunya angka tahun pernikahan akan terus bertambah dan tidak pernah berkurang. Di saat itulah menjadi saat yang tepat untuk memperkatakan kembali janji nikah yang telah diucapkan. Ini sangat berguna untuk memperbaharui komitmen sebuah pernikahan sehingga keluarga yang harmonis bisa tercapai dan tentunya dimulai dari hubungan suami istri yang harmonis. Semakin bertambah usia pula, semakin bertambah keharmonisan. Seperti halnya janji nikah yang berkata, ”Aku akan mencintaimu di saat senang dan susah, miskin atau kaya, sakit maupun sehat ... sampai maut memisahkan kita”

Arsip Renungan

Artikel Renungan favorit pembaca