Ia lalu menunggu beberapa saat. Karena tak ada apa-apa yang terjadi, maka ia berseru penuh rasa bangga seolah-olah ia telah mampu membuktikan kekosongan Allah; “Lihatlah... Allah tidak ada di sini. Ia tak mampu mendengarkan kata -kataku dan tak mampu membuktikan kehadiranNya.”
Seorang teman lain yang ada di situ menyeletuk memberikan tanggapan; “Teman ku... engkau baru saja membuktikan bahwa Allah itu adalah Allah yang penuh kasih, yang masih membiarkan engkau hidup dan tak menghendaki agar engkau mati dalam seketika.”
Banyak orang ingin mendapat suatu tanda agar bisa percaya. Tetapi Tuhan Yesus berkata; “Berbahagialah mereka yang tak melihat namun percaya”.
Yuk Gabung facebook dan twitter renungan harian kita
Kamis, 25 Oktober 2007
Mencobai Allah
Seorang atheist berusaha mencari rupa-rupa alasan untuk membuktikan bahwa Allah itu sebenarnya tidak ada. Suatu saat ia berkata kepada temannya; “Jika Tuhan itu sungguh ada, aku menghendaki agar ia membuktikan kehadirannya dengan memukul diriku saat ini hingga aku mati.¨
Terberkati dengan artikel di atas? Ayo dong bagikan ke teman-teman yang lain biar jadi berkat. Kalo kamu punya facebook / twiter/ email klik pilihan di bawah ini. GBU
Label: Kisah-kisah kehidupan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Renungan
-
▼
2007
(182)
-
▼
Oktober
(27)
- DOA SEORANG ANAK KECIL
- Doa Seorang Sahabat
- Ketika Tuhan mengatakan tidak
- A letter from Jesus
- SEORANG ATHEIS dan SEEKOR BERUANG
- Rasa Kasih Terlihat Dalam Mata
- Mencobai Allah
- Makan Siang dengan Tuhan
- Kisah Ikan dan Air
- KASIH ALLAH TIDAK BERSYARAT
- A strong woman vs. A woman of strength
- THE BELL
- Lima Jari Berdoa
- AKU menciptakan engkau
- Sesuatu Tidak Selalu Kelihatan Sebagaimana Adanya
- Ada artikel bagus tentangg CEMBURU. Diambil dari "...
- Mendaki gunung
- Are you Miss Someone
- Nikmatilah Kopinya, Bukan Cangkirnya
- Cinta ... kesempatan atau pilihan
- Kasih sayang seorang ayah
- Putri Qara
- Aku Tak Bisa Memegang Kartu Lagi
- Bersyukurlah..
- Pohon Tua
- Always and Forever
- 5 simple rules to be happy
-
▼
Oktober
(27)










Tidak ada komentar:
Posting Komentar