-

Tampilkan postingan dengan label Kata-kata Penghiburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata-kata Penghiburan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 September 2010

Kumpulan kata-kata bijak kristen

Kumpulan kata-kata hikmat, kata-kata penghiburan


Jarak paling jauh antara masalah dengan solusi hanyalah sejauh lutut dengan lantai. Orang yang berlutut pada Tuhan bisa berdiri untuk melakukan apapun !

Iman yang kecil bilang: Tuhan bisa melakukannya.
Iman yang besar bilang: Tuhan akan melakukannya.
Tapi iman yang dahsyat bilang: Sudah dilakukan!

If GOD leads you to the edge of cliff, trust HIM fully. One or two things will happen, either HE will catch you when you fall, or HE will teach you how to fly

Hidup bisa memberi kita 100 alasan buat menangis, tapi Tuhan memberi kita 1000 alasan untuk tersenyum.

Cinta bisa buat orang bahagia; uang bisa buat dunia berputar; tapi sahabat... ah, itu yang buat hidup lebih hidup.

God is too wise that He created friends without "price tags" coz if He did, I can't afford to buy a luxalary expensive friend like "U"

Penyesalan sehari bila masak nasi menjadi bubur, penyesalan sebulan bila salah potong rambut, penyesalan setahun bila tidak lulus, penyesalan seumur hidup bila salah pilih pasangan hidup, penyesalan selamanya bila salah pilih JURU SELAMAT. Maka janganlah pindah ke iman yang lain selain Tuhan Yesus.

Sejauh mana engkau mau Tuhan campur tangan dalam hidupmu, maka sejauh itulah Dia akan campur tangan dalam hidupmu...

Seorang Sahabat Menaruh Kasih Setiap waktu dan menjadi Saudara dalam Kesukaran.

Tuhan selalu ngasih harapan pada yang ngga menyerah, mujizat pada yang percaya dan Dia nggak ninggalin mereka yang berjalan bersamaNya.

Ukuran bagi Allah sudah jelas, jika anda tidak memiliki hutang, anda lebih kaya dari orang yang memiliki hutang,Titik.

Allah adalah seperti seorang pandai besi yang sedang membuat pedang.
pedangnya adalah kita

Di dalam hidup ini kita akan banyak menemui kegagalan karena itulah yang namanya hidup...
Namun, dari kegagalan itu kita dapat belajar terus untuk meperoleh keberhasilan...
Orang yang gagal adalah orang yang takut dan tidak pernah mencoba untuk melakukan segala sesuatu karena takut akan kegagalan itu sendiri...

Kamis, 24 Juni 2010

God's Boxes

I have in my hands two boxes,
Which God gave me to hold.
He said, "Put all your sorrows in the black box,
And all your joys in the gold."
image image
I heeded His words, and in the two boxes,
Both my joys and sorrows I stored,
But though the gold became heavier each day,
The black was as light as before.

With curiosity, I opened the black,
I wanted to find out why,
And I saw, in the base of the box, a hole,
Which my sorrows had fallen out by.

I showed the hole to God, and mused,
"I wonder where my sorrows could be!"
He smiled a gentle smile and said,
"My child, they're all here with me.."

I asked God, why He gave me the boxes,
Why the gold and the black with the hole?
"My child, the gold is for you to count your blessings,
The black is for you to let go."

Sabtu, 09 Januari 2010

Kata-kata bijak tentang pengharapan

Kumpulan kata-kata mutiara & kata-kata bijak tentang pengharapan dalam bahasa inggris.

Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. ~ Roma 5:5.

And hope maketh not ashamed; because the love of God is shed abroad in our hearts by the Holy Ghost which is given unto us. ~ Rome 5:5


Hope, deceitful as it is, serves at least to lead us to the end of our lives by an agreeable route. ~Francois Duc de La Rochefoucauld

Once you choose hope, anything's possible. ~Christopher Reeve

Hope is the only universal liar who never loses his reputation for veracity. ~Robert G. Ingersoll

Things which you do not hope happen more frequently than things which you do hope. ~Titus Maccius Plautus

Hope is some extraordinary spiritual grace that God gives us to control our fears, not to oust them. ~Vincent McNabb

In reality, hope is the worst of all evils, because it prolongs man's torments. ~Friedrich Nietzsche, Human, All Too Human, 1878

When the world says, "Give up,"
Hope whispers, "Try it one more time."
~Author Unknown

Love floods us with hope. ~Jareb Teague

There is nothing so well known as that we should not expect something for nothing - but we all do and call it Hope. ~Edgar Howe

Hope itself is a species of happiness, and, perhaps, the chief happiness which this world affords; but, like all other pleasures immoderately enjoyed, the excesses of hope must be expiated by pain. ~Samuel Johnson

Hope is that thing with feathers that perches in the soul and sings the tune without the words and never stops... at all. ~Emily Dickinson

Hope begins in the dark, the stubborn hope that if you just show up and try to do the right thing, the dawn will come. ~Anne Lamott

The miserable have no other medicine
But only hope.
~William Shakespeare, Measure for Measure

The road that is built in hope is more pleasant to the traveler than the road built in despair, even though they both lead to the same destination. ~Marian Zimmer Bradley

You've gotta have hope. Without hope life is meaningless. Without hope life is meaning less and less. ~Author Unknown

Hope is the feeling we have that the feeling we have is not permanent. ~Mignon McLaughlin, The Neurotic's Notebook, 1960

Lord save us all from... a hope tree that has lost the faculty of putting out blossoms. ~Mark Twain

Hope is faith holding out its hand in the dark. ~George Iles

When hope is hungry, everything feeds it. ~Mignon McLaughlin, The Neurotic's Notebook, 1960

Hope is putting faith to work when doubting would be easier. ~Author Unknown

If one truly has lost hope, one would not be on hand to say so. ~Eric Bentley

The sudden disappointment of a hope leaves a scar which the ultimate fulfillment of that hope never entirely removes. ~Thomas Hardy

Hope is independent of the apparatus of logic. ~Norman Cousins

Sanity may be madness but the maddest of all is to see life as it is and not as it should be. ~Don Quixote

It's all one thing - both tend into one scope -
To live upon Tobacco and on Hope,
The one's but smoke, the other is but wind.
~Sir Robert Aytoun of Kincaldie, "Sonnet on Tobacco"

Hope is necessary in every condition. The miseries of poverty, sickness, of captivity, would, without this comfort, be insupportable. ~Samuel Johnson

Hope is the physician of each misery. ~Irish Proverb
www.renungan-harian-kita.blogspot.com

Hope deceives more men than cunning does. ~Vauvenargues, Reflections and Maxims, 1746

Take hope from the heart of man and you make him a beast of prey. ~Ouida

It is the around-the-corner brand of hope that prompts people to action, while the distant hope acts as an opiate. ~Eric Hoffer

To eat bread without hope is still slowly to starve to death. ~Pearl S. Buck

Hope is but the dream of those who wake. ~Matthew Prior

Hope is grief's best music. ~Author Unknown

There is no hope unmingled with fear, and no fear unmingled with hope. ~Baruch Spinoza

He that lives upon hope will die fasting. ~Benjamin Franklin, Poor Richard's Almanack

When you say a situation or a person is hopeless, you're slamming the door in the face of God. ~Charles L. Allen

Hope never abandons you, you abandon it. ~George Weinberg

Some see a hopeless end, while others see an endless hope. ~Author Unknown

Hope is patience with the lamp lit. ~Tertullian

Hope is like a road in the country; there was never a road, but when many people walk on it, the road comes into existence. ~Lin Yutang

Hope is the poor man's bread. ~Gary Herbert

Hope is the word which God has written on the brow of every man. ~Victor Hugo

Hope is the only bee that makes honey without flowers. ~Robert Ingersoll

Minggu, 29 November 2009

Selalu Bersyukur

1 Tawarikh 16:34 – Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Mazmur 9:2 - Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib.

Tidak semua orang mampu mensyukuri apa yang mereka miliki. Betapa sering kita bersungut-sungut dan mempersalahkan Tuhan ketika doa-doa kita belum dikabulkan atau ketika kita tidak menerima sesuai yang kita minta. Bagaimanapun keadaannya, Tuhan mengingatkan kita untuk mengucap syukur senantiasa didalam segala perkara karena itulah yang dikehendaki Tuhan. Mengucap syukur dalam segala perkara berarti tidak hanya mengucap syukur dalam situasi-situasi yang menyenangkan saja, melainkan dalam setiap situasi, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah. Mengapa? Seperti yang Tuhan janjikan bahwa Ia tidak akan pernah meninggalkan kita dan Ia turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.

Ada kalanya Tuhan mengizinkan kita untuk mengalami situasi-situasi yang sangat tidak memungkinkan untuk mengucap syukur, tetapi sebenarnya kita akan selalu menemukan alasan untuk tetap mengucap syukur kepada Allah. Saya pernah membaca kalimat, “Jika engkau tidak memiliki apa yang engkau inginkan, mengucap syukurlah untuk sesuatu yang tidak engkau inginkan namun engkau memilikinya.” Lihatlah betapa banyak pemberian didalam hidup kita yang mungkin tidak pernah kita minta atau bahkan tidak kita inginkan, tetapi Tuhan mengaruniakannya. Kalau kita selalu membandingkan diri dengan orang lain, maka kita tidak akan sanggup bersyukur bahkan untuk perkara-perkara besar sekalipun.

Orang-orang yang menyadari bahwa mereka telah menerima banyak yang baik dari Tuhan dan meyakini bahwa kasih setia Tuhan tidak pernah berubah sekalipun sekeliling mereka berubah, merekalah yang dapat senantiasa mengucap syukur. Daripada bersungut-sungut dan menyesali diri, lebih baik bersyukur karena ada kekuatan didalam pengucapan syukur. Pernahkah kita merasakan bahwa semakin kita mengucap syukur, semakin kita merasa lega dan semakin kita bersungut-sungut semakin terasa berat beban kita?

Hari ini bagaimanapun keadaan Anda, kuatkanlah hati Anda untuk mengucap syukur kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya dengan segenap hati. Kita mengucap syukur bukan agar hati Tuhan senang lalu Ia memberkati dan memberikan jalan keluar bagi kita, tetapi karena sudah sepatutnya kita mengucap syukur kepadaNya karena Ia setia dan baik.

Untuk membawa kita pada rencana agungNya, mungkin saja Allah memakai cara-cara yang tidak kita inginkan. Ketika kita menilai itu dari sudut pandang kita yang penuh keterbatasan, kita akan bersungut-sungtu dan tidak bersyukur. Tetapi cobalah memandang segala sesuatunya dari sudut pandang Allah, maka kita akan dimampukan untuk mengucap syukur dalam segala perkara.

DOA: Tuhan, mampukan aku untuk bersyukur senantiasa sekalipun aku menghadapi masa-masa yang sulit karena aku percaya bahwa ada kekuatan didalam pengucapan syukur. Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus aku bersyukur. Amin.

KATA-KATA BIJAK: Ucapan syukur memampukan kita bertahan menghadapi suatu keadaan.

Senin, 23 November 2009

Kata-Kata Bijak Mengatasi Kekhawatiran

Apakah anda pernah/sedang khawatir ??, saya rasa setiap orang pernah mengalaminya, mungkin sebagian dari kata kata bijak ini bisa membantu menenangkan pikiran anda :

"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?"
Matius 6:25

Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
Matius 6:27

Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain?
Lukas 12:26

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Matius 6:33

Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.
Matius 6:34

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Filipi 4:6

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
1 Petrus 5:7

Biasanya, orang lebih kuatir tentang hal yang tak dapat dilihatnya daripada yang dapat dilihatnya.
Julius Caesar

Kekuatiran tak akan melenyapkan kesedihan esok, tetapi akan menghilangkan kegembiraan hari ini.
Leo Buscaglia

Kita lebih banyak menderita oleh khayalan daripada oleh kenyataan.
Seneca

Bodoh. Itulah kekuatiran. Buang-buang energi mental secara bodoh. Telah dihitung bahwa kira-kira sembilan puluh dua persen dari kekuatiran tidak pernah terjadi. Anda bisa menangani sisa 8 persennya.
Norman Vincent Peale

Mereka yang kuatir sudah menderita akan hal yang mereka kuatirkan.
Montaigne, Essays, 1588

Saya banyak mengalami kekuatiran, tetapi kebanyakan tak pernah terjadi.
Mark Twain

Kuatir sama seperti membayar bunga untuk uang yang mungkin tak pernah Anda pinjam.
William Ralph Inge

Tak ada gunanya membuka payung sebelum hujan.
Alice Caldwell Rice

Pegangan hidup saya adalah: Berjagalah untuk hal yang terburuk, berharaplah akan hal yang terbaik dan terimalah apapun yang datang.
Robert E. Speer

Bila Anda percaya bahwa merasa sedih atau kuatir dalam waktu cukup lama dapat mengubah masa lalu dan masa depan, maka Anda berada di planet dengan realitas yang beda.
William James

Mari kita tingkatkan rasa kuatir menjadi pemikiran sehat dan perencanaan.
Winston Churchill

Tak ada yang menguras tubuh seperti kekuatiran, dan orang yang mempunyai iman pada Tuhan harus malu untuk kuatir tentang apapun.
Mahatma Gandhi

Tak ada orang akan tenggelam oleh beban suatu hari. Tetapi bila beban esok ditambah ke beban hari ini, tak ada orang yang sanggup menanggungnya.
George Macdonald

Kuatir adalah siklus pikir yang tidak efisien yang berputar disekeliling suatu pusat ketakutan.
Corrie Ten Boom


Bila saya menoleh ke belakang menengok segala kekuatiran saya, saya ingat cerita seorang tua di ranjang kematiannya bahwa ia mengalami berbagai kekuatiran dalam hidup, yang sebagian besar tak pernah terjadi.
Winston Churchill

Mengatasi kuatir dapat dilakukan dengan hidup satu hari setiap kali bahkan sesaat setiap kali. Kekuatiran Anda akan tumbang tak ada artinya.
Robert Anthony

Bila orang yang kuatir akan kekurangannya mau mensyukuri kekayaan yang mereka miliki, mereka akan berhenti kuatir.
Dale Carnegie


Kekuatiran mirip orang – akan tumbuh menjadi besar bila Anda memeliharanya.
Penulis tak dikenal


Bila Anda ingin mengetes ingatan Anda, cobalah untuk mengingat kembali yang Anda kuatirkan setahun yang lalu pada hari ini.
E. Joseph Cossman

Banyak orang mengumpulkan berkas kayu untuk membangun jembatan yang tak pernah mereka seberangi.
Penulis tak dikenal

Kuatir seperti kursi goyang, yang memberikan sesuatu untuk Anda lakukan namun Anda tak pernah sampai kemanapun.
Glenn Turner

Kekuatiran sering memberikan bayangan yang besar untuk sesuatu yang kecil.
Pepatah Swedia

Kita dapat dengan mudah mengatasi bila kita mau mengambil hanya beban hari ini. Tetapi beban menjadi terlalu berat bagi kita bila kita harus memikul beban hari kemarin pada beban hari ini ditambah beban hari esok sebelum kita perlu menanggungnya.
John Newton

Jangan membawa hari esok ke tempat tidur bersama Anda.
Norman Vincent Peale

Sehari kuatir lebih melelahkan daripada seminggu kerja.
John Lubbock

Betapa besar kepedihan yang harus kita bayar, untuk keburukan yang tak pernah terjadi.
Thomas Jefferson

Kesedihan mempunyai batas, sedang kecemasan tidak ada batasnya. Kita sedih hanya untuk hal yang telah terjadi, tetapi cemas untuk semua hal yang mungkin terjadi.
Pliny the Younger

Kesulitan yang nyata dapat diatasi, tetapi yang kita bayangkan tak dapat ditaklukkan.
Theodore N. Vail

Kesedihan melihat ke belakang. Kekuatiran melihat ke sekeliling. Iman melihat ke atas.
Anonim (Guidepost)



Saya juga punya ilustrasi singkat mengenai Kekhawatiran yang sudah terlalu jauh....ceritanya begini :

Pada suatu malam seorang pendeta menerima telepon dari seorang ibu.
"Ada apa bu?" Tanya pendeta itu.
"Begini pak, saya ini selalu kuatir," jawab ibu itu.
"Kuatir apa bu?"
"Saya ini seorang janda pak, anak saya dua, laki-laki."
"Apa yang ibu kuatirkan?"
"Saya kuatir kalau nanti anak saya sudah menikah dan menantu saya tidak sayang pada saya, sedang saya sakit-sakitan, saya akan ikut siapa?"
"Apakah ibu sekarang sakit?"
"Tidak."
"Jadi ibu sehat. Apakah anak ibu sudah punya pacar?"
"Belum pak,"
"Sudah berapa tahunkah umur mereka, dan dimanakan mereka sekarang bekerja ??"
"Mereka masih kecil kecil pak, Ini mereka tidur di sebelah saya."
"Astaga!" kata pendeta itu.

Memang kekuatiran sering menyakitkan, menyusahkan, menghilangkan sukacita yang seharusnya ada. Kalau Anda sering diliputi kekuatiran, barangkali kata-kata bijak di atas tadi ini bisa membantu Anda melenyapkan kekuatiran Anda.

Kamis, 22 Oktober 2009

Renungan Katolik :Setiap Badai Akan Berakhir

Apakah Anda menderita kehilangan baru-baru ini?
Pekerjaan? Suatu hubungan? Barang-barang dicuri dari Anda?

Banyak teman saya kehilangan banyak hal dalam banjir baru-baru ini.
Teman saya kehilangan rumah. Teman saya kehilangan bisnis. Dengan air mata, bibiku berkata, "Bo, aku kehilangan semua barang-barang yang telah terkumpul selama 50 tahun dalam hidupku!" Beberapa teman mengatakan kepada saya bahwa apa yang paling menyakitkan adalah kehilangan semua foto-kenangan seumur hidup .

Teman, aku punya pesan untuk Anda hari ini: Percayalah bahwa setiap badai akan berakhir. Dan setelah badai, pagi baru dimulai.

Ingat bahwa setiap kehilangan adalah sementara.

Jika Anda kehilangan orang yang dicintai, kehilangan itu hanya sementara. Di surga, Anda akan melihat kekasih Anda lagi dan reuni Anda akan berlangsung selamanya.

Jika Anda kehilangan foto, percaya bahwa di surga, Allah akan memberi kembali kepada Anda salinan DVD dari semua kenangan manis yang telah Anda miliki dalam hidup Anda. (Saya tidak yakin versi video apa yang mereka gunakan di sana, tapi saya yakin itu akan menjadi yang paling modern. Mungkin itu berupa virtual video!)

Jika Anda kehilangan hal-hal material atau peluang atau hubungan, percaya bahwa Allah sedang menciptakan ruang bagi sesuatu yang lebih baik untuk menghampiri Anda.

Bagaimana hal ini akan menjadi "lebih baik" ?
Mulai bersyukur.
Ini bukan kesalahan ketik.
Di tengah kehilangan Anda, bersyukur.

Aku tahu kau akan mengeluh, "Bo, bagaimana bisa bersyukur! Aku kehilangan setengah hidupku! "
Yah, bersyukur atas setengah yang lain yang Anda masih miliki.
Jangan berfokus pada apa yang hilang, berfokuslah pada apa yang masih Anda punyai.
Anda punya banyak sekali hal-hal yang baik !
Katakanlah ini bersama-sama dengan saya, "Aku sangat diberkati untuk bisa menjadi stres." (Bukan asli dari saya. Saya dapatkan dari stiker.)

Mengapa bersyukur?

Karena Anda akan menarik hal-hal yang Anda fokuskan. Aku sudah mengatakan sebelumnya berkali-kali, tapi aku akan terus mengatakan hal itu sampai Allah memanggilku pulang. Karena hal tersebut sangat memiliki kekuatan.

Ketika Anda bersyukur, Anda akan menarik lebih banyak berkat dari apa yang Anda syukuri.
Syukur adalah magnet berkat.

Diambil dari khotbah tokoh katolik Bo Sanchez

Sabtu, 03 Oktober 2009

Lima peraturan sederhana untuk hidup bahagia.

1. Bebaskan dirimu dari kebencian

2. Bebaskan pikiranmu dari kesusahan.

3. Hiduplah secara sederhana.

4. Berilah lebih.

5. Kurangilah harapan.

Tiada seorangpun yang bisa kembali dan mulai baru dari awal.
Setiap orang dapat mulai saat ini dan melakukan akhir yang baru.

Tuhan tidak menjanjikan hari-hari tanpa sakit, tertawa tanpa kesedihan, matahari tanpa hujan, tetapi Dia menjanjikan kekuatan untuk hari itu, kebahagiaan untuk air mata, dan terang dalam perjalanan.

Kekecewaan bagai "polisi tidur", ini akan memperlambatmu sedikit tetapi kau selanjutnya akan menikmati jalan rata. Jangan tinggal terlalu lama saat ada "polisi tidur".

Berjalanlah terus.
Ketika kau kecewa karena tidak memperoleh apa yang kaukehendaki, terimalah dan bergembiralah, karena Tuhan sedang memikirkan sesuatu yang lebih baik untuk dirimu,

Saat terjadi sesuatu padamu, baik atau buruk, pertimbangkanlah artinya...

Ada suatu maksud untuk setiap kejadian dalam kehidupan, mengajarmu bagaimana lebih seringkali tertawa atau tidak terlalu keras menangis.

Kau tidak dapat memaksa seseorang mencintaimu, apa yang dapat kau perbuat hanyalah membiarkan dirimu untuk dicintai, selebihnya ada pada orang itu untuk menilai dirimu.

Ukuran cinta adalah saat kau mencintai tanpa batas. Dalam kehidupan jarang akan kautemui seseorang yang kaucintai dan orang itu mencintaimu juga.

Jadi sekali kau memperoleh cinta jangan lepaskan, ada kemungkinan cinta itu tidak datang kembali.

Lebih baik kehilangan harga dirimu kepada orang yang mencintaimu, daripada kehilangan orang yang kaucintai karena harga dirimu.

Kita terlalu membuang-buang waktu untuk mencari-cari orang yang sesuai untuk dicintai atau melihat kesalahan-kesalahan pada orang yang telah kita cintai, dari pada malah seharusnya kita menyempurnakan cinta yang kita berikan.

Jika kau sungguh-sungguh senang pada seseorang, janganlah kau mencari-cari kekurangannya, kau jangan mencari-cari alasan, kau jangan mencari-cari kesalahannya.

Malahan, kau atasi kesalahan-kesalahan itu, kau terima kekurangan-kekurangan itu dan jangan kau hiraukan alasan-alasan itu

Jangan pernah meninggalkan rekan lama. Kau tidak akan pernah mendapat penggantinya.

Persahabatan adalah bagai anggur, tambah lama akan tambah baik.

Sabtu, 11 Juli 2009

Christian Quotations

"Our little time of suffering is not worthy of our first night's welcome home to Heaven."
- Samuel Rutherford

"I have been driven many times to my knees by the overwhelming conviction that I had nowhere else to go."
- Abraham Lincoln

"We turn to God for help when our foundations are shaking only to learn that it is God shaking them."
- Charles West

Dapatkan christian quotations lainnya dengan klik link ini
Christian Quotations

Jumat, 05 Juni 2009

Slow Down, God is Still in Heaven

You are not responsible for doing
it all yourself, right now.
Remember a happy, peaceful time in your past.
Rest there. Each moment has richness
that takes a lifetime to savor.
Set your own pace.
When someone is pushing you,
it's OK to tell them they're pushing.

Jumat, 22 Mei 2009

BERJUANG MERAIH PENGHARAPAN

(Roma 8:18-30)
Pdt. Saumiman Saud

Setiap orang pasti mempunyai pengharapan tersendiri. Pengharapan itu biasanya berupa suatu cita-cita supaya keadaan hidup kelak yang lebih baik. Jika anda sebagai orang tua, pasti berharap agar kelak anak-anak anda bisa menjadi orang yang berguna. Anda biasanya tidak akan segan-segan membayar mahal untuk menyekolahkan mereka di sekolah yang paling favorit baik di Indonesia maupun luar negeri. Anda memberikannya les bahasa Inggris, Piano, Mandarin dan segala les sampai kadang-kadang anak anda itu tidak ada waktu untuk bermain. Tujuannya agar mereka lebih baik dari hari ini, paling sedikit lebih baik dari kedua orang tuanya. Jikalau hari ini anda sebagai orang muda, maka pengharapan anda lain lagi, anda mungkin berharap menjadi orang yang kaya-raya dan bahagia, lalu andapun mulai kuliah dengan baik, kemudian mencari pekerjaan yang terbaik, cari isteri yang cantik, melahirkan anak-anak yang cerdas Sdan sebagainya.

Namun semua pengharapan ini tidak selalu berjalan mulus, kadang kala anda akan mengalami liku-liku bahkan kegagalan. Anak yang sudah menghabiskan hampir separuh harta kekayaan kita ternyata tidak berguna, tidak menghormati orang tua bahkan gagal dalam menempuh sekolahnya. Tidak jarang kita mendengar anak-anak yang dikirim ke luar negeri sekolah, mereka menghambur-hamburka n uang orang tuanya, terlibat narkotika dan seks bebas. Cita-cita anda tidak pernah tercapai, apalagi ditambah dengan masa krisis ekonomi yang berkepanjangan, usaha dan dagang yang mulai sulit dan lapangan pekerjaan yang susah di dapat. Banyak orang merasa kecewa; bahkan mereka yang tamat luar negeri terpaksa harus pulang ke negeri asal gara-gara tidak berhasil mendapat pekerjaan.

Anda mulai frustrasi, stress. Mengapa? Sebab orientasi manusia adalah sesuatu yang berhasil itu baru disebut sukses, apabila tidak berhasil maka dianggap sebagai suatu kegagalan atau sial. Nah ketika kita gagal, maka muncul rasa kecewa dan putus asa yang bercampur-baur. Oleh sebab itu rasul Paulus merasa perlu menasehati kita. Ayat 18, "Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita." Kemuliaan itu merupakan pengharapan setiap orang percaya.

Alkitab yang kita baca ini mencatat bahwa, rasul Paulus mengatakan yang menantikan pengharapan itu adalah "seluruh makluk". Perhatikan bahwa, yang dimaksud "seluruh makluk" di sini adalah "seluruh ciptaan Allah", kecuali "manusia". Mengapa dikatakan begitu? Sebab di dalam ayat 23, Paulus baru mengatakan "kita juga", yang artinya kita manusia. Jelas dalam penantian itu harus melalui "proses" yang cukup panjang, dan "proses" tersebut tidak semuanya berjalan mulus dan lancar. Ada liku-likunya, di sana-sini ada berbagai kesulitannya dan penderitaan. Nah ini semua bukan merupakan keadaan yang dirindukan dan diharapkan oleh manusia; karena manusia sesuai dengan naturnya yang berdosa lebih menyukai yang senang-senang, instan dan kekayaan dari pada kesusahan, lambat-laun serta kesusahan.

Lalu timbul pertanyaan, bagaimana supaya supaya kita meraih pengharapan itu? Apakah sudah menemui jalan buntu atau mandek?

1. Pengharapan bagi orang percaya itu pasti adanya
Ayat 21 menekankan kepada kita bahwa, baik penderitaan yang kita alami (8:17-18) maupun kesia-siaan yang dialami oleh ciptaan Allah (8:20) bersifat sementara, dan akan diganti dengan kemerdekaan yang mulia. Ayat 22 merupakan ilustrasi Paulus yang mengatakan bahwa penderitaan itu sifatnya seperti orang yang sakit bersalin. Bagi para ibu yang sudah pernah melahirkan tentu lebih mengerti apa yang dimaksud dengan rasa sakit bersalin. Disitulah letak perjuangan antara hidup dan mati; tetapi ketika bayi tersebut sudah lahir ke dunia ini, rasa sakit itu langsung berakhir diganti dengan sukacita. Percayalah pada suatu saat segala ciptaan akan dibebaskan dan segala ciptaan yang mengeluh akan menjadi ciptaan yang mulia! Orang percaya tidak boleh selalu berpusat pada penderitaan- penderitaan yang dialaminya pada saat ini; ia menantikan kemuliaan yang akan dinyatakan kelak.

Tahun 1999 ketika saya cuti ke Medan, saya melihat keadaan di sana cukup aman; paling sedikit dibandingkan dengan keadaan kota Jakarta waktu itu. Namun yang menyedihkan adalah keadaan perekonomian masyarakat Medan agak terganggu. Hampir 80% orang yang saya temui sedang mengeluh, mengapa? Sebab uang mereka di "ciak" (baca makan) oleh perusahaan yang bersifat Multi Level Marketing. Kalau di Surabaya yang dikenal hanya Banyumas Mulia Abadi yang menggandakan uang, namun di sana ada banyak perusahaan yang berbuat demikian. Selain Banyumas yang disebut BMA, ada juga yang disebut Higam-Net (Hidup Giat Awet Muda), ada lagi New Era, mereka semua telah melarikan uang masyarakat, bukan lagi milyar-milyar- an tetapi sudah triliun-triliun- an.

Ada seorang ayah yang saya kenal, kerjanya penjahit, ia menjual mobil Panthernya, mesin jahitnya serta rumahnya; untuk dimasukkan ke dalam perusaan Multi Level ini. Memang janjinya cukup menggiurkan; dan pada saat permulaan dia mendapat bayaran yang besar. Namun akhirnya seluruh uangnya di "ciak", sekarang bapak itu seperti orang gila yang luntang-lantung dijalanan. Belum lagi sewaktu kami hendak kembali dari Medan, dipelabuhan Belawan; kapal yang kami tumpangi sempat tertunda 5 jam, bukan karena rusak. Tetapi ada seorang ibu yang karena stress sebab uangnya juga di "ciak", ia nekad terjun ke laut. Para awak kapal sudah berusaha mati-matian mencarinya, namun tidak ditemukan.

Apa yang dapat kita pelajari dari kenyataan ini? Sesungguhnya manusia mulai merasa gelisah dan tidak tahan akan segala kesusahan, penderitaan yang dia alami. Ketika ada kesempatan yang gampang untuk mencari keuntungan, siapa sih yang mau menolak kesempatan ini. Namun Tuhan ingin menguji kita, seberapa kuat kita boleh bertahan? Yang sangat menghibur kita lagi adalah, ingat bahwa penderitaan itu sifatnya sementara, karena kita menyembah pada Allah yang penuh pengharapan dan pasti.

2. Pengharapan bagi orang percaya membuahkan hasil yang baik
Sebagai orang percaya kita yakin bahwa semua kejadian yang terjadi dalam hidup kita ini berada di bawah pengawasan Allah. Tidak ada satu kejadianpun yang terluput, termasuk kejadian-kejadian yang bagi pandangan kita buruk, merugikan, tidak kita sukai dan yang menyakitkan. . Sebagai orang percaya kita harus yakin bahwa Allah akan mengerjakan hasil yang baik buat kita.

Banyak orang cenderung mengaitkan "prestasi" yang dicapai dengan "kesuksesan" dan "ketiadaan prestasi" dengan "kegagalan". Jikalau hari ini anda diberi sekarung emas, maka anda akan dikatakan orang sukses; jika tidak maka anda akan disebut gagal. Jika anda memperoleh selembar ijazah, maka anda akan dikatakan sebagai orang yang sukses, jika tidak maka anda gagal. Jika anda telah sanggup memikat hati wanita yang anda cintai, anda "orang yang sukses". Jika tidak, anda "orang yang gagal". Orang-orang dunia tidak mau tahu dari mana dan bagaimana caranya anda memiliki emas, memiliki ijazah, dan memiliki wanita, yang penting itulah yang kelihatan nyata di dalam hidup kita yang dianggap berhasil.

Anda yang suka menonton film Hongkong tentu mengenal Jackie Chan (Chen Lung). Karena tak dapat memberi makan ketika bayi, orang tuanya ingin menjual Jackie seharga US$26 kepada dokter kandungan Inggris yang mengantarnya. Pada umur 7 tahun, Jackie bekerja di Academy Of Chinese Opera, yang terkenal akan kedisiplinannya di mana lebih dari 10 tahun, dari pagi sampai tengah malam, tujuh hari seminggu, Jackie harus menahan diri untuk tidak melihat acara musik, tari-tarian, dan pelatihan seni perang tradisionil. Pelatihan yang ia ikuti biasanya brutal dan kasar, di mana siswanya digigit dan dibuat jerah jika tampil kurang bagus.

Nantinya ia tampil di film Hongkong sebagai stunman dan merangkak menjadi koordinator stunman lantas ia menjadi sutradara. Ketika Bruce Lee mati, Jackie dan bintang lain terpanggil mengisi kevakuman. Sayangnya ia gagal. "Sulit, sangat sulit sekali," ujar Jackie, "dari pada menjadi Bruce Lee palsu, lebih baik jadi diri sendiri"

Jackie lahir dengan nama kecilnya Steve, yang nantinya diubah Jackie Chan dan akhirnya Raymond Chow dari Golden Harvest mengubahnya menadi Jackie. Pamornya naik pada tahun 1978 dalam film Snake In Eagle's Shadow. Sekarang Jackie menjadi bintang film besar Hongkong dan berpenghasilan besar di Amerika hampir US$50 juta setahun! Orang yang masa kecilnya seperti tidak berpengharakan lagi, telah berubah menjadi sukses luar biasa. Kondisi itu dialami oleh Mr Jackie yang saya tidak tahu menahu tentang kepercayaannya. Terlebih-lebih bagi orang-orang yang percaya, saya sangat yakin bahwa Tuhan itu menjaga kita seratus persen.

Sekali lagi, orang percaya diselamatkan dari pengharapan, walaupun semua itu tidak pernah kita lihat dari mata kepala kita sendiri. Artinya hanya boleh dijalani dengan iman kepada Tuhan. Sebuah pepatah yang indah berbunyi "Lebih baik mencoba dan, dari pada gagal mencoba." Sesuai dengan Roma 8:26 Roh yang akan membantu menyelesaikan segala kesulitan yang kita alami. Oleh sebab itu , sesuai dengan firman Tuhan: "Marilah kepadaKu orang yang letih dan lesu aku akan memberikan kelegaan kepadamu", maka jangan sungkan serahkan pengharapan itu sepenuhnya kepada-Nya.

3. Pengharapan bagi orang percaya merupakan kemuliaan
Apabila kita memperhatikan Roma 8:29-30, di sini menggambarkan seuntai rantai yang terdiri dari lima mata rantai. Mata rantai yang pertama bunyinya "Sebab semua orang yang dipilih-Nya" (terjemahan yang lebih baik untuk dipilih adalah dikenal, di sini Paulus memakai kata proginosko artinya secara harafiah "mengenal sebelumnya") . Di dalam Amos 3:2 "Kata kenal di dalam ayat ini juga berarti memilih", maka tidaklah heran apabila Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) menerjemahkannya dengan "dipilih-Nya dari semula"). Paulus tidak mengatakan oleh karena Allah mengenal kita dari semula maka Ia menentukan kita menjadi anak-anak-Nya, tetapi sebelum kita melakukan apa-apa, Ia sudah terlebih dahulu memilih kita; ini membuktikan kasih-karunia- Nya.

Mata rantai yang kedua berbunyi "Ditentukan dari semula" untuk menjadi gambar Allah yang sejati. Ketika kita disebut sebagai gambar Allah, maka seharusnya apa yang dialami oleh Tuhan kita Yesus, adalah pengalaman kita juga. Namun ada orang percaya yang menghindari penderitaan, maunya yang senang-senang saja; sehingga ia tidak serupa dengan Tuhan Yesus.

Mata rantai selanjutnya bunyinya, "mereka dipanggil-Nya" , kemudian "dibenarkan- Nya" dan akhirnya mereka "dimuliakan" . Tentunya ketiga mata rantai ini ada prosesnya yang tersendiri. Orang-orang yang dipanggil itu tentu merupakan suatu panggilan yang efektif dari Allah melalui iman pada Kristus. Setelah itu dibenarkan, bukan diampuni atau diselamatkan atau diberi hidup baru, sesuai dengan Roma 1:17 "Orang yang dibenarkan karena iman akan hidup". Dan akhirnya barulah masuk di dalam "kemuliaan".

Nah kelima mata rantai ini semua memakai tesses “Aorist" dengan modus indikatif, artinya suatu peristiwa yang sudah terjadi. Namun permisi tanya, apakah kita sudah dimuliakan? Mungkin sudah, tetapi ayat ini merupakan suatu kemuliaan yang akan dinyatakan pada akhir zaman.

Terus terang saja, kita sebagai manusia itu tidak sabar, maunya yang sederhana, mulus, enak, gampang dan jalan tol. Kita ingin dimuliakan tetapi tanpa penderitaan atau kesulitan; bahkan bila perlu tanpa pengorbanan sedikitpun.

Konon ceritanya di sebuah Dermaga, waktu itu ada sebuah kapal penumpang bersandar di sana. Banyak penumpang yang turun dan dijemput sanak-saudara. Di tepi dermaga ada seorang bocah yang berusia kurang lebih 5 tahun sedang mengejar balonnya yang diterpa angin pantai. Ia lari sana-sini akhirnya terjatuh ke dalam laut. Ketika melihat anak itu terjatuh banyak orang berteriak-teriak minta pertolongan. Namun tidak ada satupun diantara mereka yang berani mengambil resiko untuk menolong anak itu; karena laut itu terkenal dengan ikan buasnya.

Namun tiba-tiba ada seorang kakek yang berusia 60 tahun sudah berada di dalam laut. Dia berenang sekuat tenaga untuk menyelamatkan anak ini ke atas dermaga. Banyak orang datang memberi selamat dan samabil memuji-muji kakek ini. Datang juga wartawan bertanya kepadanya, "Apa kesan-kesan bapak waktu menolong anak anak ini?"

"Dengan tenang dan mantap kakek ini berkata, "Tunggu, tunggu sebentar; saya mau nanya. Wartawan yang ada menjadi heran, kenapa kakek itu yang balik bertanya? Lalu kakek itu berkata “Tadi siapa yang mendorong saya ke laut??" Ternyata kakek itupun tidka bermaksud menolong; tetapi karean didorong orang maka terpaksa ia menolong.
Jangan kita tertawa dahulu, bukankah cerita ini sering kali kita praktekkan? Kita ingin kemuliaan, pujian dan kehormatan; tetapi kita tidak mau melakukan pekerjaan dan kesulitan. Sebagai pengurus yang terpilih, semangat pelayanan anda mengebu-gebu pada saat beberapa bulan saja, karena baru dilantik menjadi pengurus. Anda merasa bangga dan senang karena nama anda selalu muncul di warta gereja. Tetapi hal itu berjalan sebentar saja, tatkala anda kecewa, sakit hati, marah; semangat itu menjadi buyar. Coba ingat kemabli. kita tidak bertanggung jawab pada ketua majelis atau pada pendeta, tetapi kita langsung bertanggung jawab pada Tuhan. Jangan coba-coba menghalangi pekerjaan Tuhan. Raihlah pengharapan maka nama Tuhan dimuliakan.

Senin, 27 April 2009

Always have a Dream

Forget about the days when its been cloudy,
but don’t forget your hours in the sun

Forget about the times you’ve been defeated
but don’t forget the victories you’ve won

Kamis, 23 April 2009

You and God

People are often unreasonable, irrational, and self-centered;
Forgive them anyway.

If you are kind, people may accuse you of selfish, ulterior motives;
Be kind anyway.

If you are successful, you will win some unfaithful friends and some genuine enemies;
Succeed anyway.

Rabu, 22 April 2009

No Mountain Is Too High To Reach

We can attain the un-attainable.
No mountain can stand in our way,
if we don't let it overtake us.

Sabtu, 18 April 2009

Let God Guide You

You say: "It's impossible"
God says: All things are possible
(Luke 18:27)

You say: "I'm too tired"
God says: I will give you rest
(Matthew 11:28-30)

You say: "I can't go on"
God says: My grace is sufficient
(II Corinthians 12:9 & Psalm 91:15)

You say: "I can't figure things out"
God says: I will direct your steps
(Proverbs 3:5-6)

You say: "I can't do it"
God says: You can do all things
(Philippians 4:13)

You say: "I'm not able"
God says: I am able
(II Corinthians 9: 8)

Jumat, 17 April 2009

Why Don't We Pray

The highest privilege ever afforded to man is the power of prayer.
...then why don't we pray?

The right to talk to the highest potentate in the entire universe...
...then why don't we pray?

The most powerful force accessible to man is the potential of prayer...
...then why don't we pray?

The greatest longing in the heart of God is to talk to His children...
...then why don't we pray?

Nothing is impossible to those who pray...
...then why don't we pray?

No man ever fainted or faltered who gave himself to prayer...
...then why don't we pray?

Every sin is forgiven, every stain is washed clean, all guilt diminished to
The man who prays...
...then why don't we pray?

Hell moves farther away, Satan flees from the man who prays...
...then why don't we pray?

Anointing will come, mountains will be moved, valleys made smooth, rivers made crossable, the inaccessible made accessible, the impossible made possible,
dreams come through to the man who prays...
...then why don't we pray?

God said that men ought always to pray...
...then why don't we pray?

Paul encouraged prayer without ceasing...
...then why don't we pray?

The riches of heaven are open to those who pray in His name...
...then why don't we pray?

Everyone can pray, the young, the old, the rich, the poor, the strong, the weak, the child, the aged, the sinner, the prisoner, in any nation, in any language, all can pray...
...then why don't we pray?

Senin, 09 Februari 2009

Ten Things God Cannot Do!

1. God can’t stop loving you. Yes, I have loved you with an everlasting love; therefore with loving kindness I have drawn you. Jeremiah 31:3.. ( Love This Much )

2. God can’t stop thinking about you. How precious also are your thoughts to me, O God! How great is the sum of them! If I should count them, they would be more in number than the sand; when I awake, I am still with you. Psalm 139:17-18

3. God can’t abandon you. Be strong and of good courage, do not fear nor be afraid of them; for the Lord your God, he is the one who goes with you. He will not leave you nor forsake you. Deuteronomy 31:6

.......
Read more......

Jumat, 26 Desember 2008

Bersyukur dan berbahagia

Selalu bersyukur akan membuat kita bahagia. Beberapa cerita berikut ini menggambarkannya...

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir
pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?" Si sopir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai." Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa
begitu yakin?"

Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak
selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan".

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang
dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang. Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya". Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.

Seorang pengarang pernah mengatakan, "Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi." Ini perwujudan
rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan
membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu." Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu." Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?" tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu."

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Cerita terakhir adalah mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga."

Jumat, 07 November 2008

A.S.A.P : Always Say A Prayer

There's work to do, deadlines to meet.
You've got no time to spare.
But as you hurry and scurry...
(Always Say A Prayer)
ASAP

Read More


Jumat, 15 Agustus 2008

The Most Powerful “Three - Words”

The following three-word phrases can enrich every relationship. These are just three little BUT VERY POWERFUL words !!! Try them

I'll be there
I love you
......

Read more......

Senin, 04 Agustus 2008

MEMBERSIHKAN RUMAH

Minggu lalu aku membuang KEKUATIRAN
Sudah usang
Dan menghalangiku menjadi diri sendiri
Dan membuatku tak berbuat sesuai jalan Tuhan Aku membuang KEPUTUS ASAAN;
Mereka hanya menyesakkanku saja.
Memberikan tempat untuk PERTUMBUHAN,
Menyingkirkan mimpi usang dan keraguan
Aku membuang buku tentang MASA LALU
(pun tidak sempat membacanya)
Menggantinya dengan CITA-CITA BARU,
Mulai membacanya hari ini.
Aku menyingkirkan kebencian dan kenangan buruk,
(ingat bagaimana aku begitu apik menyimpannya?)
Aku juga memilih FILOSOFI BARU,
yang lama sudah aku buang.
Membeli beberapa buku baru juga.
Judulnya AKU MAMPU, AKU MAU dan AKU HARUS
Membuang AKU MUNGKIN, AKU PIKIR dan AKU INGIN.
Wow, debunya banyak.
Aku juga mendatangi KAWAN LAMA,
Sudah lama tidak menjumpainya
Aku rasa namanya TUHAN
Ya, aku sungguh menyukai gayaNya
Dia menolongku dalam pembersihan ini
Dan menambahkan beberapa benda
Seperti DOA, HARAPAN dan IMAN
Ya, kuletakkan mereka semua di rak.
Aku mengambil benda special ini
Dan meletakkannya di depan pintu
AKU MENEMUKANNYA - namanya KEDAMAIAN
Tidak ada yang dapat membuatku kecewa lagi.
Ya, rumahku sudah terlihat nyaman.
Terlihat indah sekelilingnya.
Sudah tidak ada lagi tempat
Untuk KEKUATIRAN dan MASALAH
Sangatlah baik membersihkan rumah
Membuang barang-barang usang dari rak
Sekarang semuanya bersinar cemerlang
Mungkin kamu harus MENCOBANYA SENDIRI
DIBERKATILAH DAN JADILAH BERKAT UNTUK ORANG LAIN!!!

Artikel Renungan favorit pembaca