Senin, 11 Mei 2009

Kalajengking

Ada seorang India yang melihat seekor kalajengking mengambang berputar-putar di air. Ia memutuskan untuk menolong kalajengking itu keluar dengan mengulurkan jarinya, tetapi kalajengking itu menyengatnya. Orang itu masih tetap berusaha mengeluarkan kalajengking itu keluar dari air, tetapi binatang itu lagi-lagi menyengat dia.

Seorang pejalan kaki yang melihat kejadian itu mendekat dan melarang orang India itu menyelamatkan kalajengking yang terus saja menyengat orang yang mencoba menyelamatkannya. Tetapi orang India itu berkata, "Secara alamiah kalajengking itu menyengat. Secara alamiah saya ini mengasihi. Mengapa saya harus melepaskan naluri alamiah saya untuk mengasihi gara-gara kalajengking itu secara alamiah menyengat saya?"

Jangan berhenti mengasihi,

Jangan menghentikan kebaikan anda, Bahkan meskipun ketika orang-orang lain menyengat anda.

2 komentar:

Penny mengatakan...

Ya..seringkali dalam hidup ini, ketika kita menerima satu dua kali "sengatan" yang menyakitkan dari orang lain, kita malah marah..membenci dan berhenti mengasihi. Padahal adalah alami ketika dalam hidup ini kita menemui orang2 yang pasti akan menyakiti kita karena itulah hidup ..sama sepertinya halnya kalajengking itu.
Terimakasih sudah mengingatkan pembaca melalui artikel ini untuk tidak berhenti mengasihi

*Penny Hutabarat
(http://pennyhutabarat (dot) blogspot(dot)com

Situs Hendri mengatakan...

setiap artikel yg kmu posting benar2 memberkati....ijin share ya....

Arsip Renungan

Artikel Renungan favorit pembaca