Kamis, 27 September 2012

Ayah

Maleakhi 4:5-6
Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 75; Ibrani 9; Habakuk 1-3

Peranan ayah dalam keluarga amatlah penting. Banyak keluarga yang menjadi berantakan karena sang ayah tidak mengerti panggilan dan tugasnya dalam keluarga. Tugas ayah tidak hanya mencari nafkah bagi keluarga, tetapi juga memimpin keluarganya untuk hidup dalam takut akan Tuhan. Di dalam Kristus, kepemimpinan adalah pelayanan. Seorang ayah harus memimpin dengan mengasihi dan melayani keluarganya.

Salah satu panggilan terpenting dalam hidup seorang ayah yaitu mengasihi ibu dari anak-anaknya. Hubungan yang terpenting dalam rumah tangga bukannya hubungan antara orang tua dan anak, melainkan hubungan suami dan istri. Bila hubungan suami-istri tidak harmonis, maka hubungan ini akan mempengaruhi pertumbuhan jiwa dan emosi anak-anaknya. Bila suami dan istri tidak sehati, maka anak akan merasa bingung untuk mengikuti 2 orang pemimpin yang berbeda pendapat.

Seorang ayah yang baik tidak hanya mencukupi kebutuhan keluarganya, tetapi juga menyediakan waktu bagi keluarganya. Satu riset yang dilakukan di kalangan anak-anak kecil mengatakan bahwa menurut mereka, salah satu hal yang paling membuat meerka bahagia yaitu bila orang tua meluangkan waktu untuk bersama-sama dengan mereka. Kuantitas dan kualitas waktu yang diluangkan seorang ayah bagi anak-anaknya amat penting, jadi bukan hanya kehadiran, melainkan juga keterlibatannya dalam hidup anak-anaknya.

Menjadi seorang ayah membuat Anda dapat merasakan kasih Tuhan terhadap Anda.

Tidak ada komentar:

Artikel Renungan favorit pembaca