Sabtu, 25 Desember 2010

Menunggu Dengan Antusias

Yakobus 5:7-8

Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 8; Wahyu 14; Nehemia 6-7

“Selamat datang..” penyambutan seperti ini tentu dinantikan oleh setiap orang ketika sampai di suatu tempat. Setiap orang ingin disambut dengan baik, apa lagi ketika pulang ke rumahnya. Tentu tidak menyenangkan jika Anda pulang kerumah disambut oleh keluarga dengan muka yang masam, pasti Anda ingin disambut dengan senyuman atau pelukan yang menandakan mereka menantikan Anda dan bersukacita dengan kedatangan Anda.

Tuhan menginginkan sikap yang sama dari umat-Nya. Ia ingin umat Tuhan atau gereja-Nya sebagai mempelai Kristus menantikan kedatangan-Nya. Ia ingin disambut dengan sukacita. Ia ingin kita sebagai mempelai-Nya menantikan kedatangan-Nya yang kedua kalinya.

Pasti Yesus sedih jika kita sebagai gereja-Nya tidak mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan-Nya kembali. Kita seharusnya antusias menantikan Dia, seperti seseorang yang menantikan kekasihnya.

Bulan Desember dimana umat Kristiani merayakan Natal bukan hanya mengingatkan kita bahwa Yesus telah lahir, tapi juga bahwa Yesus akan datang kembali untuk menjemput mempelai-Nya, yaitu kita, gereja-Nya. Untuk itu, mari pada hari ini kita mengingatkan diri sendiri bahwa kita harus mempersiapkan diri dan terus menanti-nantikan Dia. Jangan sampai kita lupa mengisi buli-buli kita dengan minyak, namun hendaknya buli-buli kita terisi penuh sehingga kita tidak menjadi seperti gadis-gadis yang bodoh yang sibuk mencari minyak dan melewatkan kedatangan Sang Mempelai Pria dan ditolak. Namun mari kita meneladani apa yang dilakukan lima gadis bijaksana yang mempersiapkan dengan baik untuk menyambut kedatangan Yesus yang kedua kalinya (Matius 25:1-13).

Ketekunan Anda menantikan Yesus tidak akan sia-sia, Dia pasti datang kembali untuk Anda, itu janji-Nya!

Renungan terkait
* Tidak menyerah hadapi tragedi
* Keterbatasan kita
* Kisah sebuah jam
* Kekuatan cinta
* Allah punya fotomu


Tidak ada komentar:

Arsip Renungan

Artikel Renungan favorit pembaca