Jumat, 13 Januari 2012

Kuberikan Semuanya

Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 14; Matius 14; Kejadian 27-28

Suatu ketika ada seorang pengusaha susu hendak membeli seekor sapi dari peternak. Lalu pengusaha ini setelah melihat-lihat bentuk dan perawakan sapi yang ada tertarik dengan salah seekor sapi betina yang dirasanya cukup baik. Lalu ia menanyakan mengenai tingkat kesuburan sapi betina ini. Peternak tua itu menjawab tidak tahu karena ia tidak pernah mengetahui cara mengukur kesuburan sapi itu. Lalu pengusaha ini melanjutkan pertanyaannya mengenai kandungan lemak dalam susu yang dihasilkan. Lagi-lagi peternak ini tidak bisa menjawabnya.

Akhirnya pengusaha ini menanyakan jumlah susu yang dihasilkan sapi ini dalam satu tahun, dan lagi-lagi peternak tua ini tidak dapat menjawabnya. "Saya tidak penah menghitung jumlah susu yang dihasilkan sapi betina ini, yang saya tahu sapi betina ini sangat jujur, ia memberikan semua susu yang dihasilkannya dan tidak pernah ia mencurangiku dan menyimpannya sendiri." Terkesan oleh jawaban peternak, sapi betina itu pun jadi dibeli oleh pengusaha ini.

Kita mungkin tertawa oleh jawaban si peternak di atas, tapi seringkali kehidupan kita dinilai oleh Tuhan seperti yang peternak itu lakukan. Sudahkah kita memberikan maksimal dari apa yang kita miliki (potensi)? Seringkali dalam pekerjaan kita, sikap bekerja sekenanya dan asal-asalan kita lakukan. Kita masih menyimpan untuk keuntungan diri sendiri. Tidak seperti sapi betina tadi, ia memberikan semuanya dan tidak mencurangi pemiliknya.

Tuhan memberikan Anda potensi untuk dimaksimalkan dan dipakai dalam pelayanan yang sejati.

Tidak ada komentar:

Arsip Renungan

Artikel Renungan favorit pembaca