Jumat, 19 Juni 2009

JANGAN BERHENTI BERDOA

“mereka (semua yang taat pada Tuhan) akan Kubawa ke gunungKu yang kudus dan akan Kuberi kusukaan di rumah doaKu. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbahKu, sebab rumahKu akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.” Yesaya 56:7

Doa adalah nafas hidup orang Kristen. Kita tidak akan mampu menjalani hidup tanpa doa karena doa adalah kekuatan bagi orang percaya. Apakah yang bisa kita andalkan di dunia ini? Uang, kekayaan atau jabatan? Bisakah semuanya itu memberikan kebahagiaan, rasa aman dan damai sejatera sejati, apalagi jaminan keselamatan? Maka kekristenan dan doa merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Berdoa adalah pernyataan ketergantungan kita kepada Tuhan dalam segala hal. Bukan saja waktu berada di situasi sulit dan menghadapi masalah yang berat baru kita mencari Tuhan, namun yang Dia kehendaki adalah di dalam segala keadaan kita melibatkan dan bergantung padaNya secara penuh.

Berdoa bukan sekedar memberikan laporan tentang kebutuhan kita secara terperinci. Sesungguhnya berdoa ialah mencari wajah Tuhan. FirmanNya mengingatkan, “Carilah Tuhan selagi Ia berkenan ditemui; berserulah kepadaNya selama Ia dekat!” (Yesaya 55:6). Seringkali kita berdoa namun tidak beroleh jawaban karena kita tidak merindukan PribadiNya, kita hanya menyampaikan keluh kesah yang disertai seabrek permintaan. Berdoa itu berkenaan dengan hubungan (relationship). Tuhan ingin bersekutu dengan anak-anakNya untuk menyatakan kasihNya supaya terjalin suatu hubungan yang karib, Dia ada di dalam kita dan kita di dalam Dia seperti tertulis: “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.” (Yohanes 15:4a). Jadi, selagi Tuhan masih berkenan untuk kita ditemui jangan pernah berhenti untuk berdoa. Itulah sebabnya Daud senantiasa rindu berada dekat dengan Tuhan, “Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati baitNya.” (Mazmur 27:4).

Ada berkat-berkat yang disediakan Tuhan bagi orang-orang yang senantiasa dekat denganNya, seperti: menikmati kemurahanNya dan mendapatkan perlindungan pada saat yang tepat (baca Mazmur 27:5). Kita pun memiliki keberanian untuk menghadapi musuh dengan kepala tegak oleh karena iman kita kepadaNya (baca Efesus 3:12).

Sungguh! Doa orang yang benar itu sangat besar kuasaya! Baca Yakobus 5:16b

3 komentar:

dhimas mengatakan...

benar manusia hanya bisa berdoa dan tuhan lah yg menentukan segalanya, apapun yg diberikan tuhan itulah yg terbaik bagi kita health love money and family

Anonim mengatakan...

get 1$ each traed in forum
Get Paid Blogging


Sell text links on

your site

get
paid to sell link

Get paid for extra

space in your website

Get Paid to write post
get 10$ each add our

link



get money to write

make more money in sponsor review
make cash4writing

raya mengatakan...

DIA memberi suatu hadiah yg berharga pada 12 murid-NYA dgn mengajarkan DOA BAPA KAMI. itu menunjukkan bahwa DOA itu Agung dan Mulia dan hanya melalui DOA kita dapat bertemu dgn NYA.

Arsip Renungan

Artikel Renungan favorit pembaca