Rabu, 01 September 2010

Api Yang Memurnikan

Amsal 17:3
Kui adalah untuk melebur perak dan perapian untuk melebur emas, tetapi TUHANlah yang menguji hati.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 57; Markus 7; Yesaya 65-66

Emas yang murni dan berharga lahir dari pemurnian dalam api. Perajin emas saat melebur emasnya di dalam api, tidak akan meninggalkan emas itu begitu saja. Karena jika ia melakukannya, maka emas itu akan rusak dan tidak bisa lagi dibentuk menjadi sebuah karya seni yang indah. Sebaliknya, perajin emas akan selalu berada di dekat api mengamati emasnya yang sedang terbakar di dalam api yang panas membara. Meskipun ia harus ikut merasakan panas dari proses peleburan itu.

Demikian juga dengan Allah kita. Sebagaimana perajin emas tidak pernah meninggalkan emas yang sedang dileburnya, Bapa juga tidak akan pernah meninggalkan kita. Meskipun untuk itu, Bapa harus turut merasakan setiap sakit yang kita rasakan. Yosua 1:5b berkata, “Seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”

Emas murni harus berada di dalam api cukup lama sampai semua kotoran dan ketidakmurnian yang terkandung di dalamnya terbakar habis. Darimana perajin emas tahu bahwa kotoran yang terkandung di dalamnya telah habis terbakar? Ketika ia bisa melihat bayangan dirinya pada emas yang sedang dileburnya itu. Demikian juga dengan hidup kita. Segala hal yang Tuhan ijinkan terjadi di dalam hidup kita hanyalah untuk memurnikan kita agar pada akhirnya Pribadi Yesus itu boleh nyata dan terpancar keluar melalui hidup kita.

Apakah Anda sedang merasa ‘terbakar’? Hal-hal ‘panas’ apakah yang sedang membakar hidup Anda saat ini? Ketahuilah Bapa Surgawi tidak akan meninggalkan Anda di dalam api satu menit lebih lama dari yang Anda butuhkan. Keinginan-Nya tidak untuk menyakiti Anda. Keinginan-Nya adalah untuk mengubah Anda menjadi sesuatu yang indah. Namun sebelum Ia bisa melakukannya, semua ‘kotoran’ di dalam hidup Anda harus dibakarnya sampai habis. Ketika ‘kotoran’ itu hilang, Tuhan pun akan melihat bayangan-Nya di dalam Anda. Tuhan hanya menginginkan yang terbaik untuk Anda. Terkadang, segala yang terbaik datang sebagai hasil dari pengujian.

Sepanjang kita hidup, ada masa kita akan merasa ‘panas’ dari waktu ke waktu. Tapi percayalah, Bapa telah menyiapkan yang terbaik bagi Anda. Meskipun Anda tidak dapat melihat kebaikan itu saat ini, namun tujuan-Nya hanyalah untuk membuat Anda menjadi pribadi yang indah dan cocok untuk dipersandingkan sebagai ahli waris Kerajaan Sorga. Ingatlah, bahwa di tengah-tengah ‘api’, Anda berada di tangan Bapa yang penuh kasih.

Tak ada emas murni tanpa melalui proses pembakaran. Tak ada pribadi Yesus dalam diri Anda tanpa melalui proses pemurnian hidup.

Tidak ada komentar:

Arsip Renungan

Artikel Renungan favorit pembaca