Senin, 22 Agustus 2011

Aku Mengasihimu Selama-lamanya

Yesaya 54:10
Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.

Anak-Ku Tercinta,

Aku telah memilihmu untuk menjadi milik-Ku. Aku ingin menjalin hubungan denganmu. Bahkan jika kamu berpaling dari-Ku, bahkan jika kamu membenci-Ku, Aku akan tetap mengasihimu.

Sikap dan kelakukanmu tidak mengubah kasih-Ku terhadapmu. Jika kamu berpaling dari-Ku, atau memutuskan hubungan dengan-Ku. Aku ingin tetap bersamamu. Itu seperti halnya kamu menutup keran. Apakah airnya juga menghilang dari pipa? Tidak, tetapi tetap berada di situ, menunggumu memutar keran lagi. Aku seperti air itu. Aku di sini menunggu. Aku menginginkanmu menjadi anak-Ku. Tiada ketidakpatuhan atau pemberontakan darimu yang bisa mengubahnya.

Aku telah memilihmu, dan Aku tidak menolakmu. Janganlah memisahkan dirimu dari kasih-Ku.

Bapamu yang setia....

2 komentar:

sharingusefulinfo mengatakan...

Dalam hidup kita seringkali kita tidak memperlakukan TUHAN sebagai Bapa, meski kita seringkali memanggil Dia Bapa. Namun kasih setia TUHAN sebagai Bapa senantiasa mengalir dalam seluruh hidup kita karena kita ada dalam hatiNya. Sampai selama-lamanya kita tetaplah anak-anakNya dan TUHAN tetaplah Bapa kita yang siap melakukan apapun demi kebahagian kita sebagai anak-anakNya karena Dia mengasihi kita selama-lamanya. -Tjan Dedi Mulyadi

linda mengatakan...

Sungguh tak terbatas kasih setia-MU ya Tuhan...aku bangga menjadi milik-MU. Renungan yg sungguh memberkati dan sangat meyakinkan bahwa Allah kita amat sangat baik.
Terima Kasih.

Arsip Renungan

Artikel Renungan favorit pembaca