Senin, 15 Agustus 2011

Menjaga Keseimbangan Hidup

Pengkotbah 9:4b
".. karena anjing yang hidup lebih baik daripada singa yang mati"

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 46; 2 Timotius 4; Yesaya 45-46

Mungkinkah orang tergoda untuk menerima tawaran kerja yang tampak menggiurkan dan berakhir dalam situasi diperbudak oleh pekerjaan itu? Hal ini sering terjadi. Seorang perwira militer, karena dedikasinya, memutuskan tidak ikut beristirahat karena ingin mnyelesaikan pekerjaan dari atasannya. Sewaktu rekan-rekannya kembali dari makan siang, mereka menemukan sang perwira tertelungkup di atas meja kerjanya - meninggal. Kurang dari dua jam kemudian, rekan-rekannya tercengang sewaktu atasan mereka menelpon dan mengatakan, "Kasihan sekali dia, tapi saya butuh penggantinya mulai besok pagi!"

Pengkotbah 4:9 menuliskan, "Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik daripada singa yang mati." Ayat ini menimbulkan pertanyaan renungan: apakah pantas untuk mengorbankan kehidupan dan kesehatan kita demi pekerjaan?

Kadang kita suka mengharapkan segalanya, namun akhirnya kecewa dan tertipu. Mungkinkah banyak makan tapi tetap kurus? Mungkinkah dapat menjadi sehat tanpa mempraktekkan gaya hidup sehat? Mungkinkah tetap bekerja 12 jam atau lebih sehari tanpa menjadi diperbudak olehnya?

Pernahkah Anda merenungkannya? Untuk pertanyaan-pertanyaan itu, hanya masing-masing pribadi dapat menjawabnya. Dengan standar yang tepat, periksalah kembali aspek-aspek pekerjaan kita masing-masing. Agar kita tahu apa yang penting dan yang tidak penting, serta dapat memiliki kehidupan yang seimbang, jadilah tuan atas pekerjaan Anda sendiri, dan bukan sebaliknya.

Kuasa untuk memilih yang benar dan yang salah ada dalam jangkauan setiap orang.

Tidak ada komentar:

Arsip Renungan

Artikel Renungan favorit pembaca