Selasa, 13 Maret 2012

Mengampuni

Matius 18:21-22
Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali."

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 69; Markus 13; Bilangan 21-22

Mengampuni adalah hal yang paling sulit dilakukan dalam hubungan dengan sesama. Sering kali kita tidak mampu mengampuni orang yang menyakiti hati kita. Kita memerlukan bantuan Roh Kudus dalam hal mengampuni. Bila kita bersedia mengampuni, maka Roh Kudus akan menolong dan memampukan kita untuk mengampuni.

Josh McDowell, penulis buku Kristen dan penginjil terkenal, dibesarkan dalam keluarga yang tidak harmonis. Ayahnya seorang alkoholik dan suka memukuli ibunya. Karena hidup di kota, semua orang mengetahui keadaan ayahnya. Teman-teman sekolahnya sering mencemooh dia. Josh bertumbuh menjadi seorang pembenci. Ia membenci dirinya sendiri, tetangganya dan teman-temannya. Tetapi, orang yang paling ia benci adalah ayahnya sendiri. Ketika ia besar, ia begitu malu dengan kondisi ayahnya. Bila ada tamu datang ke rumahnya, ia membawa ayahnya ke peternakan dan mengikatnya di sana. Mobil ayahnya disingkirkan sehingga para tamu tidak dapat bertemu dengan ayahnya.

Josh McDowell yang penuh kebencian itu akhirnya menerima Kristus sebagai Juruselamatnya. Beberapa bulan setelah peristiwa ini, kasih Tuhan begitu besar sehingga menghimpit perasaan benci yang ada di dalam dirinya dan ia dapat berkata "I love you" kepada ayahnya. Pada suatu hari, ia mendapat sebuah kecelakaan dan harus tinggal bersama orang tuanya lagi. Ayahnya bertanya mengapa ia dapat mengasihi orang yang begitu jahat seperti ayahnya. Josh berkata bahwa kasih Yesuslah yang mengubah hidupnya. Saat itu ayahnya berkat` bahwa ia juga ingin memiliki kasih yang telah mengubah hidup anaknya itu. Mereka berdua lalu berdoa dan ayah Josh menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamatnya.

Buka hati dan undang Yesus masuk dalam hati Anda agar kasih-Nya berkuasa atas Anda.

Tidak ada komentar:

Arsip Renungan

Artikel Renungan favorit pembaca