Senin, 24 Januari 2011

Jangan Merasa Tidak Mampu

Mazmur 68:36
"Allah adalah dahsyat dari dalam tempat kudus-Nya; Allah Israel, Dia mengaruniakan kekuasaan dan kekuatan kepada umat-Nya. Terpujilah Allah!"

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 25; Matius 25; Kejadian 49-50

Seberapa banyak dari antara Anda yang saat ini diberikan tanggung jawab yang besar, tanpa pikir yang panjang langsung menolaknya? Kalaupun dipikir-pikir, jawabannya pun tetap sama. Diantara banyak alasan mengapa seseorang tidak mau untuk menerima tanggung jawab yang lebih alasan inilah yang sering mengemuka yakni ‘saya tidak mampu.'

Apa yang terjadi di dunia sekarang sebenarnya di zaman dulu juga sudah pernah ada. Gideon ketika ditemui oleh Malaikat Tuhan dan ditunjuk menjadi hakim atas bangsa Israel awalnya pun menolak untuk menerima tugas yang dibebankan Allah kepadanya. Oleh karena berasal dari kaum terkecil dari Suku Manasye dan menganggap kemampuannya tidak sehebat saudara-saudaranya yang lain, Gideon merasa ia tidak pantas menerima tanggung jawab itu. Namun, ketika Allah memperkatakan janji-Nya dan menunjukkan tanda-tanda barulah ia menerima tugas menjadi hakim atas bangsa Israel.

Sebagai pengikut Kristus hendaklah kita menyadari bahwa Dia masih menyertai umat-Nya sampai detik ini dan bahkan sampai selama-lamanya. Roh Kudus yang dicurahkan kepada setiap kita memberikan kekuatan sehingga kita dapat menyelesaikan setiap tugas yang diberikan. Bukan hanya memberikan kekuatan saja, penghiburan dan sukacita diberikan oleh Roh Kudus ketika kita sedang menjalani pekerjaan kita. Oleh karenanya, janganlah pernah merasa tidak mampu.

Allah yang kita sembah lebih besar dari segala apa pun yang ada di dunia ini sehingga tak ada satu pun di alam semesta ini yang tidak dapat tidak dilakukan-Nya.

Orang yang hidup bergaul dengan Allah tidak akan pernah menolak bila diberi tanggung jawab yang besar.

Renungan terkait
* Kotak korek api
* Wanita kau berharga
* Mental kaki gunung
* Don't ever give up
* Rahmat pengampunan bagi luka batin


Tidak ada komentar:

Arsip Renungan

Artikel Renungan favorit pembaca